3 Kelurahan Batal Diberlakukan

Kota Bandung Matangkan "Mini Lockdown" di 6 Kelurahan

foto

Humas Pemkot Bandung

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna.

BANDUNG, kejakimpolbews.com.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih terus mematangkan rencana penerapan PSBK atau Pembatasan Sosial Berskala Kampung. Dari rencana 9 menjadi 6 kelurahan saja, sebab 3 kelurahan lainnya statusnya bukan positif aktif.

Terkait dengan itu Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengumpulkan para camat dan lurah di Kota Bandung yang wilayahnya memiliki kasus Covid-19 relatif tinggi.

PSBK atau mini lockdwn merupakan pembatasan kegiatan sosial masyarakat berbasis RW di wilayah dengan kasus Covid-19 yang cukup tinggi.

Sebelumnya,kata Ema ada sembilan kelurahan yang dipersiapkan untuk melaksanakan PSBK. Tapi setelah dicek ulang ada tiga kelurahan yang tak perlu diberlakukan PSBK.

"Ternyata setelah dicek ulang mereka di sana tidak ada yang namanya positif aktif. Artinya clear tidak usah diambil kebijakan PSBK," sambungnya. Ketiga kelurahan yang batal diberlakukan PSBK itu adalah Lingkar Selatan, Cipadung, dan Arjuna yang berdasarkan data seluruh pasien Covid-19 di wilayah tersebut sudah negatif.

"Hari Senin (5/10) para lurah ini akan lapor ke kami. Setelah itu kami akan turun ke lapangan melihat kesiapan, bila perlu kita simulasi," tutur Ema seperti dirilis Humas Kota Bandung.

Ema meminta para lurah untuk berkoordinasi dengan aparatur wilayah, para ketua RT, RW, dan sosialisasi kepada masyarakat. Ema menjelaskan, pelaksanaan PSBK belum diputuskan karena masih menunggu hasil evaluasi oleh gugus tugas.

"Keputusannya nanti di Pak Wali Kota," katanya. Ia menekankan kepada masyarakat bahwa kendati dikoordinasikan secara kelurahan, bukan berarti PSBK dilakukan di seluruh kelurahan tersebut.

"Kalaupun misalnya kelurahan itu masuk di label merah, itu bukan berarti semua kelurahannya merah. Itu ternyata hanya ada satu RW. RW itulah yang akan diberlakukan PSBK," jelasnya.

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pemkab.Bandung Barat Butuh ASN 15.234 Orang
Perlu Pansus Tanggapi Covid-19 Meningkat
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Jelang Pilbup Bandung 660 Lembar Surat Suara Rusak
Jangan Jadikan Kabupaten Bandung Timur Komoditas Politik