Legislator,"Segera Cari Solusi"

Viral, Video Para Sopir Truk Sampah Terkait Kondisi TPAS Sarimukti Curhat dan Minta Doa

foto

Foto: Istimewa.

VIDEO tentang kondisi TPA Sarimukti yang kian memprihatinkan kondisinya saat ini.

CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Kondisi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga Rabu (18/10/2022) kian parah. Selain TPAS Sarimukti benar-benar over kapasitas dan infrastruktur buruk, antrean armada pengangkut sampah pun tak bisa dihindari.

Ditambah cuaca tak bersahabat, dampaknya sejumlah truk sampah tergelincir bahkan terguling karena jalan becek dan licin. Hingga saat ini masih banyak sopir truk sampah dan kernetnya terpaksa mondok.

Melihat kondisi TPAS Sarimukti yang mengenaskan ini, viral di medsos video para sopir truk sampah curhat dan minta doanya. Dalam narasinya mereka meminta maaf jika pengangkutan sampah akan terganggu, terlambat dan terhambat melihat kondisi TPAS Sarimukti saat ini.

"Tapi kami akan berusaha maksimal untuk melayani masyarakat meski kondisi TPAS Sarimukti seperti ini dan kerap menginap di TPA. Mohon doanya saja, kami selamat dan sehat saat akan membuang sampah ke TPAS Sarimukti," demikian narasi di video yang viral tersebut.

Ajat (50) sopir truk sampah dari Kabupaten Bandung membenarkan jika video viral kondisi TPAS Sarimukti memang seperti itu. "TPAS Sarimukti benar-benar over kapasitas, jalan becek dan licin. Akhirnya terjadi antrean dan kecelakaan. Tadi malam saya pun dengan kernet kembali harus mondok dan tidur di kabin truk sampah,"kata Ajat kepada KejakimpolNews.com, Rabu (19/10/2022) siang.

Sementara itu Riki Ganesa, anggota DPRD Kabupaten Bandung ketika dimintai komentarnya mengaku prihatin terkait kondisi TPAS Sarimukti yang mengenaskan tersebut.

"Kasihan para sopir truk sampah dan kernetnya, termasuk krunya saat ini tersiksa terkena dampak TPAS Sarimukti yang mengenaskan. Para sopir truk sampah dan kernet termasuk krunya umumnya buruh harian lepas. Saya nilai mereka pahlawan lingkungan hidup," kata Riki Ganesa anggata Komisi A DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar ini.

Melihat kondisi TPAS Sarimukti yang mengenaskan ini dan ada ancaman Bandung Raya jadi lautan sampah, apalagi TPAS Sarimukti akan ditutup 2023 Riki pun meminta harus segera dicari solusi.

"Harus segera dicarikan solusi melibatkan Pemkab Bandung, Pemkot Bandung, Pemkot Cimahi dan Pemkab BB, termasuk Pemprov Jabar. Kita pun akan mempartanyakan kapan TPPAS Legoknangka, Nagreg difungsikan," ucap Riki.

Diungkapkan Riki, penanganan dan pengelolaan sampah khusus di Kabupaten Bandung tidak melulu tanggung jawab pemerintah."Ini harus jadi tangggung jawab semua. Bagaimana pengelolaan sampah dalam penanganan dan pengurangan sampah yang dimulai dari rumah masing-masing. Sekali lagi saya berharap soal kondisi TPAS Sarimukti segera ada solusi dan TPPAS Legoknangka Nagreg pun segera difungsikan," tutup Riki.**

Editor : Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Blanko e-KTP Mulai Tersedia, Kuota Tiap Kecamatan di Kab. Bandung 100 Lembar/Minggu
Kenaikan Tarif Parkir Off Street di Kota Bandung Ditunda
Dipenuhi Tuntutan Para Sopir Truk Pengangkut Sampah di TPAS Sarimukti Minta Tambah Waktu
Harapan Miliki Masjid Besar di Cileunyi Tertunda, Kementerian PUPR Tak Mengizinkan
Cileunyi Buka Pendaftaran Pantarlih dan Inilah Besaran Gajinya