Camat Cileunyi,"Huruf-Huruf yang Ompong di Tugu Batas Kota Sudah Dilaporkan"

foto

Yayan Sofyan

INILAH Tugu perbatasan Kota-Kabupaten Bandung di Cibiru yang huruf-hurufnya sebagian raib.

CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Huruf-huruf yang "ompong" di tugu batas Kota-Kabupaten Bandung di kawasan Cibiru sudah dilaporkan ke dinas terkait di Pemkab Bandung.

Demikian dikatakan Camat Cileunyi Agus Rizal ketika dikonfirmasi soal keberadaan huruf-huruf di kedua tugu tersebut yang "ompong" alias sebagiah hurufnya raib. Termasuk huruf "Selamat Datang di Kabupaten Bandung" yang menempel di tugu tersebut.

"Soal huruf-huruf yang ompong di tugu batas kota di Cibiru tersebut sudah kita laporkan ke dinas terkait di Pemkab Bandung," kata Agus Rizal kepada KejakimpolNews.com, Kamis (1/12/2022).

Hingga saat ini kata Agus Rizal, pihak kecamatan masih menunggu lagi konfirmasi dan koordinasi dari dinas terkait kapan perbaikan huruf-huruf yang hilang dilengkapi lagi, termasuk penataan sisi lainnya di sekitar tugu.

Diberitakan sebelumnya, meski tugu batas kota di kawasan Cibiru, tepatnya diperbatasan wilayah Kota dan Kabupaten Bandung saat ini kini tidak terlalu sareukseuk pasca dicat ulang dan keramik lantai diganti, ternyata masih menyisakan pemandangan tak sedap.

Hingga kini huruf-huruf di kedua tugu tersebut masih dibiarkan tidak lengkap, baik huruf Jawa Barat, "Selamat Datang di Kabupaten Bandung" ataupun huruf "Selamat Datang di Kota Bandung".

Selain itu, disekitar kedua tugu tersebut jika malam tiba, kondisinya "poek mongkleng". Pasalnya, meski sudah ada tiang berikut lampu PJU-nya, terlihat gelap gulita karena PJU tersebut mati alias tak berfungsi.

"Huruf-huruf di tugu batas kota di Cibiru "arompong" yeuh bade diarantep wae Ieu teh. Teu acan deuih lamun wengi di kawasan tugu poek mongkleng margi PJU ngan pajangan wungkul, teu hurung tos lami," kata sejumlah warga Cileunyi kepada KejakimpolNews.com, Rabu (30/11/2022).**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wali Kota Sebut, Satgas Covid-19 Kota Bandung tidak Dibubarkan
Warga Miskin Dilarang Sakit Dihentikan, Rumah Sakit Kembali Berlakukan SKTM
TPAS Sarimukti Kian Parah, Ini Kata Kadis LH Kabupaten Bandung
Kades Nambih Jabatan, Arisin Ku Warga Bilih Teu Maksimal Ngasejahterakeun
Jumat Curhat Polisi, Warga Pamulihan Sumedang Keluhkan Knalpot Bising dan Miras