Kekayaan Cabup/Cawabup Bandung

Yena Terkaya, Sahrul Kedua, Kurnia Ketiga dan Atep "Termiskin"

foto

KPUD Kab.Bdg

Daftar nama Cabup/Cawabup Bandung yang kini tebgah bertarung memperebutkan simpati rakyat.

BANDUNG,kejakimpolnews.com. - Hj. Yena Iskandar Ma'soem, S.Si, Apt., tercatat sebagai Calon Bupati Bandung terkaya dibanding calon bupati lainnya. Yena memiliki harta Rp29.889.951.000. Sedangkan yang paling "miskin" adalah pasangannya yakni Atep yang memiliki harta Rp2.865.000.000.

Terkaya kedua adalah Calon Wakil Bupati H.Sahrul Gunawan,S.E., Rp22.432.609.458. Dan terkaya ketiga H.Kurnia Agustina Rp10.523.502.092.

Angka tersebut diperoleh dari rilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung sebagai laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung tahun 2020. 

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Bandung H. Supriatna mengatakan, KPK telah menerbitkan LHKPN pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung tahun 2020.

"Rincian dan jumlah harta kekayaan pasangan calon berasal dari data dan informasi yang diisi kemudian dikirimkan oleh masing-masing pasangan calon," kata Supriatna kepada wartawan di Ciparay, Kabupaten Bandung, Senin (26/10).

Pelaksanaan LHKPN itu, imbuh Supriatna, sesuai dengan ketentuan pasal 74 Peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

KPU kabupaten/kota memfasilitasi pengumuman laporan harta kekayaan pasangan calon paling lambat 2 (dua) hari sebelum hari pengumungan suara.

Ia mengatakan, berdasarkan dokumen LHKPN dari KPK yang diterima oleh KPU Kabupaten Bandung. Berikut ini data lengkap jumlah harta kekayaan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung tahun 2020.

Nomor urut 1.

Calon Bupati Bandung: Hj. Kurnia Agustina Rp 10.523.502.092. Calon Wakil Bupati Drs. Usman Sayogi JB, M Si., Rp 7.000.509.766.

Nomor urut 2. Calon Bupati Bandung Hj.Yena Iskandar Masoem, S.Si.,Apr Rp29.889.951.000. Calon Wakil Bupati Atep Rp2.865.000.000.

Nomor urut 3. Calon Bupati Bandung H.M Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si., Rp8.924.950.000. Calon Wakil Bupati H. Sahrul Gunawan, SE Rp 22.432.609.458.

Lebih lanjut Supriatna menuturkan, memang ada tahapan bahwa masing-masing pasangan calon harus melaporkan harta kekayaan jelang Pilkada Bandung 9 Desember 2020 mendatang.

"Tahapan laporan harta kekayaan penyelenggara negara ke laman KPK, hasilnya dilaporkan ke KPU oleh masing-masing pasangan calon," ujarnya.

Sehubungan masa pandemi Covid-19, imbuhnya, tahapan laporan masing-masing calon dilaksanakan secara daring dan disiarkan secara langsung melalui facebook KPU Kabupaten Bandung.

"Dengan adanya LHKPN ini biar semua khalayak mengetahui, harta kekayaan masing-masing calon dan bagian dari transparansi publik," ucapnya.

Pada LHKPN itu, kata Supriatna, yang dilaporkan itu mulai dari harta bergerak dan tidak bergerak. Harta bergerak, di antaranya kendaraan, tak bergerak berupa tanah, deposito atau tabungan, bangunan, dan aset lainnya atau perusahaan.

"Pentingnya laporan harta kekayaan itu, selain untuk bahan evaluasi kedepan, juga akan mengetahui, jumlah harta kekayaan dari awal sampai kalau pasangan calon itu terpilih hingga berakhir masa jabatannya itu," paparnya.

"Yang jelas dalam pelaksanaan LHKPN ini, semangatnya bertujuan untuk menghindari tindak pidana korupsi. " tuturnya.

Terlebih lagi, kata Supriatna, pada setiap tahunnya, penyelenggara negara wajib membuat LHKPN untuk mengetahui perkembangan dari nilai keuangan penyelenggara negara tersebut.

"Kembali kita katakan, tujuan dari LHKPN ini untuk menguji integritas dan transparansi. Hal itu bisa jadi bahan evaluasi dan menganalisa," pungkasnya.

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
44 Pelanggar Prokes di Buahbatu dan Rancasari Kena Sanksi
Oded Berharap Warga Taati Aturan Parkir
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung