Dinilai Langgar Komitmen

Paslon Bedas Layangkan Protes ke KPU

foto

Yayan Sofyan

Hadiat, LO Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Nomor Urut 3 H.M. Dadang Supriatna-H. Sahrul Gunawan (Bedas).

BANDUNG,kejakimpolnews.com. -Liaison Officer (LO) pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Nomor Urut 3 H.M. Dadang Supriatna-H. Sahrul Gunawan (Bedas), Hadiat protes kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung.

Protes tersebut dilakukan usai debat publik di Kopo Square, Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Sabtu (14/11) malam. Hadiat menegaskan, protes tersebut dipicu karena komitmennya diubah, sehingga paslon nomor urut 3 tidak diberi kesempatan bertanya kepada paslon nomor urut 2. Padahal hak semua paslon harus mendapatkan hak yang sama.

"Jadi, bukan hanya pembatasan waktu, namun hak-hak paslon nomor urut 3 dihilangkan," kata Hadiat kepada wartawan, Sabtu malam.

Menurutnya, statemen terakhir awalnya diberi waktu satu setengah menit, namun yang terjadi malah satu menit. Kedua hak bertanya ke nomor urut 2 hilang, sama sekali tidak ada.

"Jadi wajar 'kan ketika saya mempertanyakan ada apa dengan KPU? Sehingga kita akan meminta klarifikasi dari KPU dan kita akan meminta pertanggungjawaban dari KPU sebagai penyelenggara karena pihak kami yang sangat dirugikan," tuturnya.

Dikatakan Hadiat, debat publik yang kedua ini merupakan hasil rapat evaluasi dari debat yang kesatu, dan pihaknya menyampaikan kekurangan debat yang kesatu.

"Nah, hasilnya sudah sepakat dan sudah ditandatangani oleh semua. Namun debat yang kedua ini diduga malah melenceng. Maka kita akan melakukan rapat evaluasi lagi, agar tidak terjadi kesalahan-kesalahannya saat debat yang ketiga mendatang," tandasnya.

Sementara itu, KPU Kabupaten Bandung ketika dikonfirmasi wartawan usai debat publik belum memberi banyak komentar.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Bandung H. Supriatna mengatakan, KPU akan mengevaluasi debat publik kedua tersebut. "

Kita akan mengevaluasi debat publik yang berlangsung di dalam ruangan," katanya.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kota Bandung Tidak Lockdown
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Wali Kota: Para Kepala OPD Harus Kompak
Hadian, Kades Cibiruwetan Terkonfirmasi Covid-19
Mang Oded Imbau Penyintas Donorkan Plasma Darahnya