Kapolsek Cileunyi, "Ada Kerumunan Kita Bubarkan!"

foto

Yayan Sofyan

PELANGGAR protokol kesehatan mendapat sanksi dari Kapolsek dan tim gabungan saat melakukan inspeksi ke lapangan. Yang tak bawa masker diberi, yang melanggar disanksi push up.

CILEUNYI. KejakimpolNews.com.- Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Cileunyi, Kompol Sururi menegaskan, pihaknya bersama tim gugus tugas Covid-19 di wilayah hukum Polsek Cileunyi akan menindak lebih tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan (prokes).

"Jika saja ada kerumunan massa yang melanggar prokes, tidak menjaga jarak, tidak memakai masker tidak akan segan-segan kita akan tindak tegas dengan cara membubarkannya," tagas Sururi kepada KejakimpolNews.com saat melakukan pemantauan terkait pemberlakuan PPKM Jawa-Bali dan operasi yustisi disejumlah titik diwilayah Cileunyi, Selasa (19/1/2021).

Didampingi Kanit Pol PP Kecamatan Cileunyi Rosyid, Sururi sangat berharap warga Cileunyi tetap dan harus meningkatkan acuan prokes demi memutus mata rantai covid-19.

"Selain saat ini pemberlakuan PPKM sejak 11 hingga 25 Januari, perlu diketahui juga Kab. Bandung kini masuk lagi ke zona merah penyebaran Covid-19. Jadi mari sama-sama untuk memerangi covid-19 dengan mematuhi aturan prokes"harapnya.

Menurut Sururi, pihaknya bersama dengan jajaran Satpol PP, untuk Polsek Cileunyi dan Koramil Cileunyi akan gencar melakukan operasi yustisi dan pemantauan pemberlakuan PPKM Jawa-Bali di sejumlah titik di Cileunyi.

"Saat melakukan operasi yustisi dan pemantauan pemberlakuan PPKM, selain melakukan himbauan dan edukasi, kita pun kerap membagikan masker gratis. Termasuk ada tindakan sosial berupa pusp up, skot jump, menyanyikan lagu Indônèsia dan membacakan tek Pancasila bagi pelanggar prokes," katanya.

Sementara Kanit Pol PP Cileunyi Rosyid telah berkomitmen dengan unsur lainnya di Cileunyi akan terus melakukan pemantauan pemberlakuan PPKM dan operasi yustisi. "Langkah kita memantau pemberlakuan PPKM dan operasi yustisi di Cileunyi dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 dan demi keselamatan bersama. Kita tetap menghimbau warga Cileunyi mematuhi prokes. Tidak lupa jika ada kerumunan massa yang melanggar prokes segera laporkan, kita akan bertindak," pungkas Rosyid.**

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Hasil Tes di Gerbang Tol Soroja 3 Penumpang Bus Reaktif Corona
"Covid-19 Itu Benar-Benar Nyata Adanya"
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Distaru Mulai Proses Perekrutan Pemikul Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut
Dadang M.Naser,"Saatnya Kami Harus Undur Diri"