Melintas di 4 Kecamatan

BPBD Kab.Bandung Barat Waspadai Sesar Lembang

foto

Asep Rahmat Hidayat

KEPALA Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo, mulai mewaspadai jika terjadi gempa di Sesar Lembang dengan berbagai persiapan antisipasi..

LEMBANG, Kejakimpolnews.com.- Walaupun tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi gempa bumi di jalur Sesar Lembang, namun kewaspadaan harus tetap ditingkatkan. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menyiapkan rencana menghadapi potensi gempa di patahan Sesar Lembang.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo mengatakan, pihaknya telah menyusun rencana konfidensi untuk 4 Kecamatan yang terlintas jalur Sesar Lembang, seperti Kecamatan Padalarang, Cisarua, Parongpong dan Lembang.

"Jalur Sesar Lembang yang mencakup 4 Kecamatan itu sepanjang 29 Km, dengan berbatasan bagian Barat dan Timur wilayah KBB", ujar Duddy Prabowo Selasa (26/1). Menurut Kalak BPBD KBB, pada bagian Barat berbatasan dengan jalan Tol Km 118, memanjang ke arah Timur, persisnya di Desa Suntenjaya sebagai ujungnya dan bentuk Morfologinya menyerupai seperti tebing Keraton.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi serta Peneliti Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Rasmid mengatakan, bahwa wilayah KBB merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang dianggap paling rawan bencana di Indonesia, yang disebabkan adanya Sesar Lembang dengan potensi bencana besar.

"BMKG pada tahun 2010 - 2012 telah memasang sebanyak 6 seismograph di Sesar Lembang, mulai muncul dengan kekuatan 1,5 hingga 3,4 Skala Richer (SR) sebanyak 14 kali," ujar Rasmid.

Menurut Rasmid, pergerakan tanah di Sesar Lembang sejak tahun 2019 tidak terjadi gempa. Mereka menganggap bahwa dua tahun terakhir ini berada dalam kondisi tenang atau tidur, dengan anggapan bahwa Sesar Lembang sudah tidak aktif lagi, sehingga banyak pengembang yang membangun pemukiman di lokasi yang berdekatan dengan Sesar Lembang.

Lebih lanjut Kasi Data dan Informasi menjelaskan, Sesar Lembang merupakan Sesar aktif yang memiliki panjang sekitar 25 - 29 Km, memanjang dari Padalarang hingga Gunung Manglayang yang terbagi menjadi 3 segmen. "Diimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gempa di patahan Sesar Lembang," ujar Rasmid. **

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Buruan SAE Al Hidayah Mampu Bantu Bangun Masjid
PPKM Mikro di Padalarang Tak Ada Yang Positif
Kapolresta: Semua Alun-Alun di Kab.Bandung Sabtu Hari ini dan Besok Ditutup
22 Motor Listrik Resmi Diterima Pemkot Bandung