Teras Kamojang Retak, Camat Minta Warganya Berhati-Hati

Retakan di area Teras Kamojang Kec. Ibun, Kab. Bandung ditinjau tim
IBUN, KejakimpolNews.com -Teras Kamojang, sering dikaitkan dengan area di sekitar Kawah Kamojang atau penginapan D'Glorious Crater Kamojang, terletak di Desa/Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung atau di perbatasan dengan Kabupaten Garut kini jadi sorotan.
Pasalnya area ini terkenal dengan pemandangan hutan, kawah aktif, jembatan gantung (Jembatan Kuning), dan udara sejuk di ketinggian 1.180 mdpl ini, tepat di Teras Kamojang ada retakan yang membayakan akan ancaman longsor.
Camat Ibun, Akhmad Rifai ketika diikonfirmasi membenarkan adanya retakan di sekitar area Teras Kamojang tersebut.
"Ya memang ara retakan di area Teras Kamojang yang bisa menimbulkan bahaya longsor. Kita sudah laporan langsung ke Bupati Bandung dan sudah ditinjau langsung oleh petugas dinas terkait," kata Akhmad Rifai, Selasa (27/1/2026).
Menurut Akhmad Rifai, pihaknya bersama Kades Ibun dan Ketua RW telah melihat langsung ada retakan di area Teras Kamojang yang mengancam longsor dan membahayakan masyarakat atau para pengunjung.
"Hasil mitigasi di area Teras Kamojang kemarin dari PUTR dan BPBD didampingi Forkopimcam Ibun dan desa, di lokasi area Teras Kamojang titik retakannya di sekitar Teras Kamojang dan dinyatakan berbaya, berisiko tinggi," ungkap Akhmad Rifai.
Adapun langkah penanganan sementara, kata Akhmad Rifai, menutup retakan tanah sekitar dengan menggunakan terpal, perlu kajian detail analisa penanganan yang akan di laksanakan oleh PUTR dan tim.
"Termasuk sudah dipasang police line di sekitar area retakan dan akan di pasang imbauan penutupan sementara di sekitar area Teras Kamojang dan akan dilaksakan pengecoran di sekitar area retakan oleh Dinas PUTR," ujar Akhmad Rifai.
Police line
Sementara itu, Untuk mengantisipasi potensi bencana alam, Polsek Ibun telah melakukan tindakan preventif dengan memasang police line di area wisata Teras Kamojang.
Langkah ini diambil menyusul ditemukannya retakan tanah yang cukup signifikan di lokasi tersebut. Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fourtjahjanto mengatakan, temuan retakan ini berpotensi memicu tanah longsor yang dapat membahayakan keselamatan warga maupun pengunjung.
“Kami bersama unsur Forkopimcam bersama aparat desa yang diwakili oleh Ketua RW setempat telah meninjau lokasi dan memutuskan untuk menutup sementara area Teras Kamojang dengan police line. Hal ini dilakukan demi keamanan masyarakat mengingat retakan tanah yang ada cukup mengkhawatirkan,” ujar Deny Fourtjahjanto.
Langkah penanganan darurat, kata Deny, selain melakukan sterilisasi area, Polsek Ibun juga telah melakukan sejumlah langkah darurat di lapangan.
"Mengimbau penghuni di dua rumah yang posisinya paling dekat dengan titik retakan untuk mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman," ujar Deny.
Selain itu, sambung Deny, melaksanakan penjagaan bersama masyarakat melalui kegiatan ronda malam guna memantau perkembangan situasi di lokasi.
"Juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak mengunjungi area Teras Kamojang untuk sementara waktu," tandasnya.
Pihak Polsek Ibun telah melakukan pengecekan ulang secara mendalam bersama tim untuk penelitian lebih mendalam.
"Di sekitar lokasi masih dalam pengawasan ketat personel Polsek Ibun dan warga setempat. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat memicu pergeseran tanah susulan," pungkas Deny.**
Editor: Yayan Sofyan