30 Balon Siap Berebut 9 Kursi "DPR" Desa Cinunuk, yang Terpilih Jangan "Tukcing"

Yayan Sofyan
Sebanyak 30 balon usai pengundian nomor urut siap berebut 9 kursi "DPR" Desa Cinunuk
CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Sebanyak 30 bakal calon (balon), termasuk 9 keterwakilan perempuan siap berebut 9 kursi "Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)" atau Badan Permusyawatan Desa (BPD) Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung yang akan digelar Juni 2026 mendatang.
Banyak pihak berharap 9 dari 30 balon yang terpilih nanti sosoknya benar-benar qualified, teruji dan tak "tukcing" alias sudah terpilih atau sudah "dibentuk cicing".
Harapan ini dilontarkan sejumlah Ketua RW dan aparat terkait di sela-sela pelaksanaan pengundian nomor urut ke-30 balon anggota BPD Cinunuk di Aula Kantor Desa Cinunuk, Jumat (22/5/2026).
Bahkan harapan yang sama dilontarkan Sekcam Cileunyi, Pahala Tua Sihar, S.T., M.IL, mewakili Camat Cileunyi, Cucu Endang S.Sn.,M.Ak, Kades Cinunuk, Edi Juarsa, S.Ip dan Bhabinkamtibmas Desa Cinunuk, Aipda Heri Maryadi.
Ketiga aparat yang hadir tersebut, selain berharap 9 balon yang terpilih untuk duduk di kursi BPD tidak "tukcing", juga mampu memajukan Desa Cinunuk dan Desa Persiapan Pandawangi selaku wakil rakyat dari masing-masing dusun.
"Mengutif postingan dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) atau Warta Desa Cinunuk yang menyatakan balon yang terpilih tidak "tukcing" saya sepakat," kata Aipda Heri Maryadi.
Hanya, kata Heri, yang tak kalah penting dalam proses pemilihan anggota BPD Cinunuk ini, berjalan aman, lancar, kondusif dan sukses tanpa ekses.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (PPABPD) Cinunuk, Drs. H. Asep Kamil Astori, M.Sos mengatakan, sebelumnya, balon yang tercatat hasil verifikasi berjumlah 32 balon menjadi 30.
"Kedua balon mengundurkan diri jelang pengundian nomor urut yakni Alful Hasanah dari dapil (dusun) 2 dan Aswin Sudarwin dapil (dusun) 4," ujar Asep.
Setelah pengundian nomor urut, sambung Asep, balon anggota BPD ini, sudah bisa sosialisasi atau kampanye menyampaikan visi dan misi ke masyarakat (pemilih) di masing-masing dapil hingga 4 Juni 2026. Terkecuali balon keterwakilan perempuan bisa sosialisasi di semua dusun.
"Pelaksanaan pemilihan tanggal 6-17 Juni 2026 mendatang di masing-masing dapil, termasuk di dapil khusus pemilihan 2 anggota BPD keterwakilan perempuan,"ungkap Asep.
Berikut nama-nama balon anggota BPD Cinunuk
Dapil (dusun) I, Kulsum Kurniasih (RW 11), Dadang Rosidin (RW 03), Geovani Ramadhan (RW 11) dan Rohman Seffulloh (RW 02).
Dapil (dusun) II, Imas Maryati (RW 03), Imas Dedeh Suryani (RW 06), Nasir Sutana (RW 13), Abdul Ridwan (RW 13) dan Yusuf Ali Hanapiah (RW 04).
Dapil (dusun) III, Purwanto (RW 12), Dedi Juandi (RW 05),
Yadi Wahyudi (RW 16) dan Bambang Nugraha (RW 12).
Dapil (dusun) IV, Wey Iryana Tristanti (RW 28) dan Saeful Rohman (RW 26).
Dapil (dusun) V, Fauzi Rohman (RW 18), Atim (RW 07) dan Asri Nazariam (RW 18).
Dapil VI (dusun 6, 7 dan 8) Desa Persiapan Pandawangi, Tanti Handayani (RW 20), Iwa Kuswara (RW 26), Cecep Rahadianto (RW 24), Iis Kartini (RW 24), Kusnadi (RW 15), Nana Ruhana (RW 15), Siti Eli Rohidah (RW 14), Sulastri Puji Rahayu (RW 15), Arri Febriana (RW 23), Rohman (RW 27), Uded Supriadi (RW 29) dan Rusdi Noor (RW 15).
Asep Kamil mengatakan, pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan di dapil 7 di desa untuk memilih dua balon BPD. Pasalnya, 9 kursi BPD tersebut, 30 persen harus diisi keterwakilan perempuan.
Pemilihan balon anggota BPD oleh keterwakilan wilayah (RW) berjumlah 13 orang pemilih di masing-masing dapil sesuai daftar pemilih. Ke-13 pemilih tersebut, 5 pengurus RT/RW dan 8 pemilih dari sejumlah unsur masyarakat.
Sementara pemilih keterwakilan perempuan di dapil 7 terdiri 5 pengurus TP PKK desa, 31 pengurus Posyandu, 1 pengurus LPMD, 1 pengurus Karang Taruna Desa, 29 gabungan majelis taklim, 29 PKK RW, 1 tokoh perempuan, 1 perwakilan Puskesos, 1 perwakilan PSM, 9 panitia pemilihan anggota BPD, 1 perwakilan MUI dan balon anggota BPD.**
Editor: Yayan Sofyan