Pilkades Serentak di 49 Desa di Kab. Bandung Kembali Terancam Ditunda

foto

istimewa

BUPAT Bandung Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan dan OPD saat rakor penanganan Covid- 29 dengan pemerintah pusat secara virtual di rumah dinas bupati Soreang, Selasa (13/2021) malam.

SOREANG. KejakimpolNews.com - Gelaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bandung 28 Juli 2021 mendatang kembali terancam penundaan hingga waktu yang belum ditentukan. Penundaan ini sebagai dampak PPKM Darurat.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Bandung Dadang Supriatna usai melakukan rapat koordinasi penanganan Covid-19 dengan pemerintah pusat melalui virtual di rumah dinas bupati Bandung di Soreang, Selasa (13/7/2021) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekda, Kadishub Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa, Kepala Bappeda A. Cakra, Kadis Kesehatan dan lainnya.

"Jika melihat instruksi Pak Luhut Binsar, intruksi Mendagri dan Satgas Penanganan Covid-19 kepada para bupati dan wali kota serta gubernur se Indonesia, pelaksaan pilkades serentak di 49 desa terancam diundur, ditunda untuk kedua kalinya. Ini bukan saja di Kabupaten Bandung saja, tapi di seluruh Indonesia," jelas bupati yang akrab dipanggil Kang DS ini.

Namun kata Kang DS, sebagai Bupati Bandung berharap pelaksanaan Pilkades Serentak segera dilaksanakan, namun apa boleh buat jika aturan dari pemerintah pusat telah mengisyaratkan demikian.

Diungkapkan Kang DS, setelah PPKM Darurat dari tanggal 3-20 Juli mendatang,  pemerintah pusat akan melakukan evaluasi dari PPKM yang telah dilakukan.

"Dari hasil PPKM Darurat maka bisa saja dihentikan atau dperpanjang kembali," ucapnya.  Hanya Kang DS pun berharap, memohon dan mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Bandung agar didiplin prokes 5 M.

"Jika ada kesempatan untuk di vaksin ikuti agar Kabupaten Bandung terhindar Covid-19 agar kita bisa segera beraktifitas dengan normal," harapnya. Sebelumnya, pilkades sesentak di 49 desa di Kabupaten Bandung yang sebelumnya akan digelar 14 Juli diundur jadi 28 Juli. Pengunduran ini bertepatan dengan diberlakukannya PPKM Darurat Jawa-Bali 3 Juli hingga 20 Juli 2021.**

Editor : Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
5.558 CPNS dan P3K Kabupaten Bandung Barat, Oktober Mulai Jalani Seleksi
Marak Pencurian dan Vandalisme Fasilitas Taman di Kota Bandung
Alhamdulillah Hari Ini Tak ada Warga Bandung Meninggal karena Covid-19
Didampingi Kang Emil dan Kang DS, Menko Marves LBP Tinjau TPSA Cicabe
Underpass Sriwijaya Cimahi Dapat Mengurai Kemacetan di Cimahi