Reses di Masa PPKM Darurat, Riki Ganesa "Ngalongok" Warga yang Isoman

foto

Yayan Sofyan

RIKI Ganesa, anggota DPRD Kab. Bandung saat reses di masa PPKM Darurat, sambangi sejumlah warga di Dapil 3 yang tengah isoman.

CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Riki Ganesa S. Hut, anggota DPRD Kabupaten Bandung dalam reses sidang II tahun 2021 ngalongok sejumlah warga yang tengah isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing karena terpapar Covid-19.

Wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Golkar Komisi A asal Dapil 3 meliputi Kecamatan Cileunyi, Bojongsoang, Cilengkrang dan Kecamatan Cimenyan ini, sejak Jumat hingga Sabtu (16/17/2021) menjenguk sejumlah warga di Desa Cibiruwetan, Cibiruhilir dan Cinunuk Cinunuk yang tengah isoman di rumahnya.

Dengan tetap prokes menjaga jarak dan memakai masker, Riki menyapanya sambil memberikan semangat dan memberikan paket makanan. "Sabar ya bu dan tetap semangat, jangan lupa berdoa serta istirahat. Insya Allah sehat dan bugar kembali. Saya sendiri sebelumnya sempat terpapar Covid-19, alhamdulillah sekarang sudah sembuh," kata Riki saat menyapa salah seorang warga Kp. Babakan Sumedang RW 05 Desa Cinunuk, Sabtu (17/7/2021) diantar Ketua RW 05 Ayut Sutisna.

Itu dilakukan Riki ke sejumlah warga yang tengah melakukan isoman baik di Desa Cinunuk atau pun di desa lainnya di Kecamatan Cileunyi saat reses. Menurut Riki yang warga Kampung Cipondoh RW 06 Desa Cinunuk ini, dalam reses masa sidang II tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19 apalagi PPKM Darurat tetap harus dilakukan dengan fokus penanganan pandemi Covid-19 dan memberikan edukasi kepada warga.

"Saya menyapa mereka yang tengah isoman karena terpapar covid-19 untuk diberi semangat. Bahkan, selain memberikan semangat dan paket makanan, rumahnya pun disemprot disinfektan. Berharap ini jadi obat psikis untuk menaikan imun. Saya pun telah membagikan 270 paket makanan kepada warga yang tengah melakukan isoman," kata Riki.

Diungkapkan Riki, selain menyapa sejumlah warga yang tengah isoman dan sharing dengan tokoh masyarakat dengan waktu singkat dan peserta pun dibatasi, ia pun menyapa sejumlah pedagang kecil. Mereka kata Riki curhat berbagai persoalan, mulai insfrastruktur, pelayanan publik hingga terkait PPKM Darurat.

"Umumnya mereka yang curhat terkait dengan PPKM Darurat. Mereka berharap PPKM Darurat ada kelonggaran dalam berusaha, khususnya pada kegiatan usaha untuk berdagang. Mereka merasakan dampak PPKM Darurat ini sangat berat. Meski demikian, sejumlah pihak terus berikhtiar, dan melakukan langkah-langkah. Masyarakat juga harus bersabar dalam menghadapi pandemi Covid-19,"ungkap Riki.

Terkait banyaknya warga Desa Cinunuk yang terpapar Covid-19 saya apresiasi banyak pengurus RW dan RT melakukan penanganan secara mandiri dan gotong royong. "Inilah yang diharapkan, pananganan sebaran covid-19 dan dalam upaya memutus mata rantainya harus melibatkan semua pihak. Berharap covid-19 berangsur melandai dan masyarakat dalam berkatifitas sehari-hari pun kembali normal," pungkas Riki.**

Editor : Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wali Kota Bandung Minta Seluruh OPD Tingkatkan Layanan
Ganjil Genap di Kota Bandung Turunkan Volume Kendaraan dan Kurangi Kemacetan
Pelamar 1.773 CPNS, 245 PPPK dan 3.540 PPPK Guru KBB Lolos Seleksi Administrasi
Animo Tinggi, Baru 40 Persen Warga Kecamatan Cileunyi Divaksin
Keren...! Desa Cibiruwetan Masuk 10 Besar Nasional Dalam Keterbukaan Informasi Desa