Ketua TP PKK Kab. Bandung Kaget Ada Tempat BAB di Bantaran Sungai Cikeruh

foto

Istimewa

KAKUS atau tempat BAB di bantaran Sungai Citepus bikin kaget Ketua, TP PKK Kab. Bandung.

RANCAEKEK. KejakimpolNews.com - Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna mengaku kaget. Saat ia melihat ada tempat buang air besar (BAB) sembarangan di bantaran Sungai Cikeruh di Kampung Bojongpulus RT 02/RW 07 Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Ahad (1-7-/2021).

Tempat BAB yang kerap disebut juga, kakus atau "pacilingan" tersebut berbentuk persegi empat terbuat dari dinding karung plastik yang sudah lusuh. Tempat BAB itu terpasang di bawah pepohonan bambu dengan kondisi lingkungan yang kumuh.

Air sungai di bawah tempat BAB itu air sungai mengalir bercampur dengan limbah domestik. Kakus  tersebut diduga digunakan warga terdekat. "Ini tidak boleh," kata Hj. Emma saat melihat ada tempat BAB sembarangan di bantaran Sungai Cikeruh tersebut.

Emma Dety melihat tempat BAB tersebut saat mendampingi Bupati Bandung HM Dadang Supriatna meninjau aliran Sungai Cikeruh pada launching revitalisasi atau normalisasi aliran sungai tersebut. Emma Dety pun sempat berfoto di antara tempat BAB itu sambil memberikan isyarat, "Stop BAB sembarangan. Mengingat BAB dengan cara itu tidak memenuhi pola hidup bersih dan sehat, " Katanya.

Ia pun berharap kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, tidak BAB sembarangan karena akan mengancam terhadap kesehatan. Apalagi di lokasi buang air besar itu berada di kawasan rawan banjir.

Melihat kondisi lingkungan seperti itu, Emma Dety pum langsung menemui sejumlah warga sambil membahas sanitasi lingkungan, di antaranya tempat mandi cuci dan kakus (MCK) yang memenuhi standar pola hidup sehat.

"Nanti, MCK-nya harus dibangun di tempat ini. Supaya bisa digunakan masyarakat dengan memenuhi standar pola hidup bersih dan sehat," katanya. Sejumlah warga yang ditemui istri Bupati Bandung dan Camat Rancaekek Baban Banjar itu langsung antusias dan mengucapkan terima kasih, setelah ada rencana pembuatan/pembangun MCK di lingkungan warga tersebut.

Warga selaku pemilik lahan pun menyatakan kesediaannya untuk dibangun MCK. MCK tersebut diharapkan nantinya bisa digunakan oleh sejumlah warga di kampung tersebut.

Pada kesempatan itu, Emma Dety turut membagikan masker kepada warga yang sedang berada di halaman rumahnya. Hal itu sebagai upaya gerakan pencegahan penularan pandemi Covid-19. "Pakai maskernya ya," kata Emma Dety kepada warga sekitar.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pelamar 1.773 CPNS, 245 PPPK dan 3.540 PPPK Guru KBB Lolos Seleksi Administrasi
Ganjil Genap di Kota Bandung Turunkan Volume Kendaraan dan Kurangi Kemacetan
Banyak Kabel Hambat Aliran Sungai Cipedes, Entah Milik Siapa
Pemkot Bandung Tangani Stunting dari Hulu ke Hilir
Mang Oded: Ulama Harus Bisa Beradaptasi dengan Kondisi Kekinian