Meski Belum Normal

Pembuangan Sampah dari Bandung Timur ke TPA Sarimukti Kembali Berjalan

foto

Yayan Sofyan

SEBUAH truk pengangkut sampah dari Bandung Timur siap diangkut ke TPA Sarimukti.

CILEUNYI. KejakimpolNews.com - Pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA sampah Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sempat terhambat karena persoalan ketersediaan BBM untuk alat berat di TPA Sarimukti, saat ini kembali berjalan.

Meski belum normal, Senin (8/11/2021) siang, sejumlah armada truk sampah masih terlihat antre di TPA Sarimukti. Pasalnya banyak armada pengangkut sampah baik dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi masih membuang sampah yang belum terbuang pekan sebelumnya.

Pembuangan sampah ke TPA Sarimukti kembali berjalan terlihat di wilayah timur Kabupaten Bandung meliputi Kecamatan Cileunyi, Rancaekek, Cilengkrang, Cimenyan dan kecamatan lainnya.

"Pembuangan sampah dari Kabupaten Bandung ke TPA Sarimukti, termasuk dari 8 kecamatan diwilayah timur kembali berjalan meski belum normal. Hari ini saja sejumlah armada pengangkut sampah masih membuang sampah yang belum terbuang pekan kemarin," kata Kepala UPTD sampah wilayah timur Kabupaten Bandung, Rana Sutrisna ketika dikonfirmasi via telepon selulernya, Senin (8/11/2021) siang.

Menurut Rana, pihaknya terus melalulan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk dengan Dinas LH Kabupaten Bandung."Meski sudah berjalan, saat ini ada aturan baru pembuangan ke TPA Sarimukti dibatasi waktunya hingga pukul 16.00 yang sebelumnya hingga malam.

Armada pengangkut sampah di UPTD sampah wilayah timur saat ini ada 24 armada, 2 di antanya mogok. Rana berharap masyarakat diwilayah timur Kabupaten memaklumnya.

"Meski sudah berjalan, penarikan dan pembuangan sampah belum normal karena saat ini kita terus melakukan langkah langkah,"ungkap Rana. Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah mengatakan, meski di TPA sampah di Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB) ada masalah, sampah dari Kabupaten Bandung bisa dibuang ke TPA sampah tersebut.

"Memang, kondisinya karena pengelola TPA Sarimukti terkendala kosong nya logistik BBM untuk alat berat sehingga seluruh armada pengangkut sampah dari Bandung Raya tidak bisa drop sampah ke TPA tersebut," kata Asep Kusumah kepada KejakimpolNews.com melalui pesan singkat WA, Minggu (7/11/2021).

Namun menurut Asep, dari hasil konfirmasi, sore ini katanya akan ada pemenuhan kembali stok BBM ke TPA Sarimukti dan sudah ada DO dari pihak Depo Pertamina padalarang sebanyak 8.000 leter.

"Jika benar akan ada drop BBM untuk alat berat di TPA Sarimukti dari Depo Pertamina, sangat berharap pembuangan sampah dari Bandung Raya, termasuk dari Kabupaten Bandung kondisinya kembali normal," harap Asep.

Diberitakan, bukan hanya Kota Bandung yang bakal terancam akan menjadi lautan sampah, Kabupaten Bandung pun ikut terancam karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sarimukti Kabupaten Bandung Barat sekarang ini bermasalah.

Termasuk Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya, TPA Sampah Sarimukti di kawasan Cipatat KBB ini, selain menampung sampah dari Kota Bandung, juga dari Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi dan KBB.

Sejumlah pengemudi armada pengangkut sampah yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bandung ketika dikonfirmasi Sabtu (6/11-2021) membenarkan jika saat ini TPA Sampah di KBB masih bermasalah.

"Jumat dan Sabtu (5-6/2021) ketika mengangkut sampah dari Cileunyi truk-truk berjejer dan antre. Jika di TPA Sarimukti masalahnya belum tertangani, sudah pasti sampah dari Kabupaten Bandung, khususnya dari Cileunyi tak akan terangkut," tutur pengemudi truk sampah yang biasa mengakut sampah.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Menko Marves Luhut BP Tinjau Pembangunan Terowongan KA Jalur Cepat
Gaji Januari 2022 ASN, Honorer, dan Anggota DPRD Kab. Bandung Barat Belum Juga Dibayar
Ironis Pasar Sehat Cileunyi, Tapi Banjir dan Sampah Menumpuk Munculkan Bau Menyengat
Bupati Bandung Ajak Warganya Rayakan Tahun Baru di Rumah Masing-Masing
Setelah Ganjarsabar, Giliran Ratusan Murid SD Cinunuk Divaksin