Anggaran Dana Desa Dipakai Normalisasi 2 Sungai di Desa Cinunuk dengan Padat Karya

foto

Yayan Sofyan

KADES Cinunuk Edi Juarsa (kaos biru dan bertopi) saat dimulai normalisasi Sungai Cijambe di Cipondoh RW 06 yang dipadat karyakan, Sabtu (20/11/2021).

CINUNUK, KejakimnpolNews.com - Anggaran Dana Desa (DD) dipergunakan untuk normalisasi dua sungai di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung dengan cara dipadatkaryakan. Kedua sungai yang dinormalisasi di Desa Cinunuk tersebut yakni Sungai Cijambe di Cipondoh RW 06 dan Sungai Ciguruwik yang melintasi RW 14, 15 dan RW 19.

Padat karya dilaksanakan Sabtu dan Minggu (20-21/11/2021). Padat karya normalisasi Sungai Cijambe RW 06 Cipondoh Sabtu (20/11/2021) dinilai tuntas.

Selain dipadatkaryakan, aparat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, LPMP, BPD dan pengurus RW turun tangan. Sungai yang dinormalisasikan sepanjang 400 meter.

Sementara padat karya Sungai Ciguruwik yang melintasi RW 14, 15 dan RW 19 dan RW lainnya di Kompleks Permata Biru dan Bumi Orange, hingga Minggu (21/11/2021) siang masih berlangsung.

Sungai dinormalisasikan panjangnya lebih dari 500 meter. "Berharap pengerjaan normalisasi Sungai Ciguruwik hari ini tuntas juga,"kata Kades Cinunuk Edi Juarsa saat memantau padat karya normalisasi Sungai Ciguruwik di RW 19, Minggu (21/11/2021) siang.

Didampingi Ketua BPD Cinunuk Setiawan, meski pengerjaan padat karya normalisasi kedua sungai dari anggaran DD, partisipasi dan swadaya warga patut diapresiasi.

"Terima kasih dan apresiasi kepada pengurus RW, RT dan masyarakat atas partisipasinya,"ucap Edi. Pengerjaan normalisasi kedua sungai di Desa Cinunuk yang dipadatkaryakan ini kata Edi, dari anggaran DD Cinunuk Rp 60 juta lebih tahap II tahun anggaran 2021.

"Memang, untuk normalisasi kedua sungai dari anggaran DD yang dipadatkaryakan ini belum maksimal untuk menormalisasikan sungai secara keseluruhan, tapi bisa meminimalisasi luapan air dan terjangan banjir," ucap Edi.

Dikatakan Edi, pihaknya sangat berharap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bisa segera turun tangan. "Pasalnya, kedua sungai tersebut saat ini perlu dikeruk dan dibangun TPT di sejumlah titik," ungkap Edi pula.

Melihat kondisi di lapangan sebelum dinormalisasikan dengan padat karya kata Edi, kedua sungai, terutama Sungai Ciguruwik memang kondisinya memprihatinkan dan perlu penangan serius.

"Selain sempit dan dangkal, di sejumlah titik Sungai Ciguruwik perlu segera dibangun TPT. Jika melihat kondisi sekarang Sungai Ciguruwik yang memprihatinkan, sudah dipastikan Cinunuk bagian selatan kerap diterjang banjir. Sekali lagi BBWS Citarum segera turun tangan," pungkas Edi.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Reses Yadi Srimulyadi di Baleendah, Singgung Ngurus Sertifikat Tanah Lama dan Mahal
Keren, Bandung Raih Predikat Kota Metropolitan Ramah Sepeda
Hati-hati...! Mobil Diparkir Bukan Pada Tempatnya Siap-siap Diderek
Bupati DS, "Alhamdulillah, Selama 8 Bulan ASN dan OPD Solid dan Kompak"
Pemkot Cimahi Targetkan 45.000 Anak Divaksin Awal Januari 2022