BNN Kota Bandung Sosialisasi Narkoba dan Lakukan Tes Urine Bagi 153 Pegawai BBPLK

foto

Apep Setia

BBPLK) Kementerian Ketenagakerjaan Bandung menggandeng BNN Kota Bandung, menggelar sosialisasi bahaya narkoba sekaligus tes urune terhadap 153 orang pegawainya di Kantor BBPLK Jl. Gatot Subroto Bandung, Senin (28/11).

BANDUNG, KejakimpolNews.com - Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kementerian Ketenagakerjaan Bandung menggandeng BNN Kota Bandung, menggelar sosialisasi tentang bahaya narkoba sekaligus melakukan tes urune terhadap 153 orang pegawainya di Kantor BBPLK Jl. Gatot Subroto Bandung, Jawa Barat, Senin (28/11).

Plt Kepala BBPLK Bandung, Haryono mengatakan, pegawai yang menjalani pemeriksaan tes urine adalah ASN dan PPNPN. Kegiatan ini merupakan upaya BBLK dalam rangka mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerjanya.

Menurut Haryono, ini sangat penting, karena permasalahan narkoba adalah permasalahan nasional yang harus ditangani secara serius melibatkan seluruh komponen bangsa. Ia berharap, ke depannya antara BNN Kota Bandung dan BBLK Bandung ada sinergitas dan kerjasama untuk melakukan kegiatan serupa di lingkungan BBLK ini.

Untuk tahun depan, tambah Haryono, tes urine tidak hanya kepada pegawai ASN dan PPNPN saja, akan tetapi bagi peserta pelatihan pun, akan kita dorong supaya dilakukan tes urine.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Kepala BNN Kota Bandung, AKBP. Deni Yus Danial, yang dibacakan Kasubag Umum, Gilang Fajar Shadiq menyatakan, "Indonesia sudah darurat narkoba. Bangsa kita sudah dikepung oleh penyalahguna dan peredaran narkoba. Narkoba sudah merambah ke segala lapisan masyarakat. Penyalahgunaan dan peredaran narkoba sudah mencapai ke dalam situasi yang mengkhawatirkan".

Menurut Deni, angka prevalensi secara nasional, hasil penelitian LIPI dan BNN RI tahun 2019, menunjukkan, wilayah Jawa Barat, merupakan wilayah tertinggi dalam penyalahgunaan narkotika dengan jarum suntik, yakni mencapai 20 % atau sekitar 13.608 jiwa terpapar penyalahgunaan narkoba.

Ia mengungkapjan, kegiatan tes urine ini, merupakan amanah dari Inpres No. 2 Tahun 2020, tentang penguatan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), melalui Rencana Aksi Nasional.

Dalam Inpres tersebut, diamanahkan, bahwa seluruh kementerian, lembaga pemerintahan dan swasta, Panglima TNI, Kapolri, BIN, Kejaksaan Agung dan lain sebagainya wajib melaksanan penguatan P4GN. "Kegiatan ini adalah sebagai bentuk kemandirian dari BBLK dalam melaksanakan program P4GN," ujar Deni.**

Editor : Maman Suparman

Reporter : Apep Setia

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Di Cileunyi, Vaksinasi Presisi Doorfrize 27 Motor Diserbu Murid SD
Gaji Januari 2022 ASN, Honorer, dan Anggota DPRD Kab. Bandung Barat Belum Juga Dibayar
Sasaran Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kec. Cileunyi, 18 Ribu Lebih
Setelah Ganjarsabar, Giliran Ratusan Murid SD Cinunuk Divaksin
Awalnya Kumuh, Bantaran Cidurian Jadi Ruang Publik Bisa Foto-foto...