Rumah Undang yang Dirobohkan Rentenir di Garut Akhirnya...

foto

Foto : Humas Pemkab.Garut

KORBAN RENTENIR - Rumah Undang yang diratakan oleh rentenir, kini dibangun kembali kerjasama Pemkab. dan Polresta Garut.

GARUT, KejakimpolNews.com - Undang (43), korban rentenir di Garut, kini sudah bisa bernapas lega. Ia tak bakal nyiruruk (numpang tinggal) lagi di sanak saudaranya. Rumah Undang yang dirobohkan rentenir saat ini mulai dibangun kembali.

Peletakan batu pertama pembangunan rumah warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, ini dilakukan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman dan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Kamis (22/9/2022).

Bukan hanya rumah Undang, dua unit rumah warga lainnya yang hangus terbakar di Kampung Haurseah, juga dibangun kembali oleh Pemda Garut bersama Polres Garut, lewat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

"Nah, ini 'kan kerja sama antara pemerintah daerah, kita kumpul-kumpul lah gitu ya, kemudian dari Polres juga demikian, dan alhamdulillah kita bertekad menyelesaikan 3 rumah warga masyarakat ini, salah satunya adalah yang pada hari ini ya peletakan batu pertama," ujar Helmi.

Terkait dengan nasib yang menimpa Undang, Helmi mengimbau agar masyarakat tidak tergiur dengan proses cepat yang ditawarkan oleh lembaga peminjaman tidak resmi seperti rentenir.

"Jadi proses yang cepat itu belum tentu dia benar atau dia bisa menyelesaikan masalah dengan sebaik-baiknya, justru menciptakan permasalahan baru. Nah, oleh karena itu jangan sekali lagi terjerat oleh upaya-upaya seperti itu," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, jika proses peminjaman yang ditawarkan oleh perbankan memang sedikit lebih lama, karena melalui beberapa proses yang harus dilalui.

"Iya kan sebenarnya (bisa ke) BPR, nah ini 'kan masyarakat kebanyakan ingin cepat ini 'kan nggak bisa, karena harus ada proses yang harus dilalui. Ke bank bisa, ke (kredit) mesra bisa,"  ungkap Helmi.

Sementara itu, Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menuturkan, proses hukum dari tindak pidana pengrusakan dan penggelapan hak atas tanah yang dilakukan pelaku, kini sedang diproses.

Perihal pembangunan kembali rumah Undang, kata Kapolres, ini merupakan bentuk kepedulian dari Polres Garut beserta Pemkab Garut. Juga didukung oleh lembaga-lembaga lain yang telah menyatakan kesiapan untuk membantu.

"Ini adalah bentuk kepedulian dari Polres Garut dan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, untuk bisa membangunkan kembali rumah bagi Bapak Undang dan sejumlah warga yang (mengalami) kemalangan beberapa waktu yang lalu di titik ini," tuturnya.

Senada dengan Wabup Garut, Kapolres Garut mengimbau masyarakat agar tidak mudah tegur oleh iming-iming dari jasa peminjam uang seperti rentenir, karena biasanya pihak tersebut memberlakukan bunga yang cukup tinggi.**

Editor : Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
2 Pejabat Utama dan 6 Kapolsek Jajaran Polres Cianjur Diganti
Polisi Imbau Para Petani tidak Bakar Jerami di Tepi Tol
Sengketa Air Antara Warga Cigugur dengan PAM Kuningan Temui Titik Terang
Aksi Mogok Massal Sopir Angkot Juga Terjadi di Purwakarta
Minat Baca Masyarakat Indramayu Relatif Lemah