Pangling dan Gelar Pangan Murah Kembali Hadir di Garut

foto

Dede Suryana

GUNA mendongkrak daya beli masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut kembali melaksanakan Program "Pangling" di Halaman Kantor Kelurahan Margawati, Kec. Garut Kota.

GARUT, KejakimpolNews.com – Guna mendongkrak daya beli masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut kembali melaksanakan Program Pangan Keliling (Pangling) di Halaman Kantor Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (16/9/2021).

Dengan tajuk Gelar Pangan Murah, DKP menggandeng  Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat. Pangling sempat terhenti  hampir satu setengah tahun akibat adanya wabah pandemi Covid-19.

Dalam gelaran tersebut berbagai produk dijajakan mulai dari hasil pertanian, bahan pokok seperti beras, minyak, gula pasir, telur, sampai dengan daging ayam pun bisa dibeli oleh masyarakat dengan harga yang relatif murah.

Menurut Plt Kepala DKP Garut, Yudi Hernawan, Gelar Pangan Murah ini diadakan dalam rangka menyambut Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober 2021.

Pihaknya menyatakan  rasa syukur karena  bisa bekerjasama dan difasilitasi oleh DKPP Provinsi Jawa Barat. Ia mengungkapkan, dampak Covid-19  banyak dirasakan oleh masyarakat, salah satunya adalah pendapatan masyarakat kian menurun, sementara kebutuhan di masa seperti ini justru terus meningkat.

Sehingga dengan adanya Gelar Pangan Murah ini, Yudi berharap bisa membantu perekonomian masyarakat dengan mempertemukan langsung konsumen dengan produsen. Terlebih, produk yang dijual dalam gelaran ini adalah hasil tani dari petani yang ada di Kabupaten Garut.

Yudi menjamin produk pangan yang dijual dalam Gelaran Pangan Murah ini sudah bisa dipastikan aman dikonsumsi, karena diuji terlebih dahulu melalui serangkaian tes yang dilakukan pihak DKP.

“Di samping Gelar Pangan Murah kami pun biasa keliling membawa Mobil Keamanan Pangan, jadi mobil ini berfungsi, kami ke lapangan mengambil sampel-sampel pangan segar asal tumbuhan untuk diuji kandungan-kandungannya," kata Yudi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Distribusi DKPP Jabar, Lili Iskandar, menyambut baik acara ini, apalagi bahan pangan yang dijual dalam gelaran ini harganya relatif murah.

Kegiatan ini dalam rangka mendongkrak daya beli masyarakat, dengan harganya relatif terjangkau. Menurutnya, semua produk yang dijajakan merupakan produk dari Garut, kemudian petani diberi kompensasi biaya distribusi sehingga bisa bersaing.

Di sisi lain, salah seorang warga yang membeli pangan dalam Gelar Pangan Murah, Dedeh (50), menilai, harga pangan yang dijual dalam gelaran ini menurutnya terjangkau dan tidak terlalu mahal.

“Belanja minyak untuk dijual mudah-mudahan beli di sini (bisa) bermanfaat, barokah, dan semoga ada lebihnya, (selain minyak) beli tomat, dan bawang putih. Alhamdulillah (untuk harga) tidak terlalu mematok harga (yang tinggi), tidak terlalu mahal (dan) untuk masyarakat kecil insya Allah terjangkau,” katanya.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Korban Pinjol di Bandung Melonjak, Wakil Wali Kota Nyatakan Perang
Air Laut Pasang Meluluh-lantakan Tambak Udang Vaname di Cipatujah
Hindari Penyakit, Penambak Udang Varane Kerap Panen Parsial
Pasar Balubur Bandung Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi
Terasa Ganjil, Ketum Aspanji Keberatan dengan SE Gubernur