Penipu Sempat Difoto

Gojek Goshop Tertipu, Minta Antarkan Paket Susu ke Rumah Sakit Ternyata Isinya Buku-Buku Bekas

foto

Sonni Hadi

GOJEK TERTIPU - Inilah orang yang mengaku pegawai toko yang diduga menipu menyerahkan bungkusan dan menerima uang Rp210 ribu (kiri). Driver Gojek Goshop yang tertipu saat membuka bungkusan ternyata isinya bukan susu melainkan buku bekas (kanan).

BANDUNG, Kejakimpol,News.com - Seorang driver Gojek tertipu order 'Goshop Gojek' belanja susu bayi bayar tunai dan tagih tunai. Dr9iver tersbeut diminta mengantarkan susu bayi  kepada pasien bernama Raisa Rizki di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Jln. Banteng Bandung oleh seseorang mengaku dari toko.

Ternyata setelah dikirim ke RS tersebut, pihak RS Muhammadiah menyebutkan tak ada nama pasien bernama Raisa Rizki. Sang driver gigitg jari, padahal ia telah membayarkan terlebih dahulu uang susu tersebut Rp210 ribu dengan harapan nanti diganti oleh pemesan.

Sang driver Gojek yang nahas itu menuturkan, Selasa 20 September sekira pukul 21.00 WIB, ia menerima order Gojek Goshop  belanja susu bayi di sebuah toko depan Hotel Agusta Jl. PHH Mustopa (Suci).

Ketika sampai ke toko tersebut ternyata tidak ada toko yang menjual susu bayi. Sang driver yang enggan ditulis nama lengkapnya itu berusaha menghubungi melalui WA yang disediakan oleh aplikasi Gojek, dan pemesan yang tertera nama Raisa_Rizky langsung mengirim WA yang isinya kalimat memelas, ia meminta agar cepat susu yang dipesan diantar ke rumah sakit.

Karena tidak ada toko, akhirnya orang yang mengaku Raisa itu meminta driver untuk menunggu pegawai toko jalan kaki memberikan pesanan. Beberapa menit kemudian muncul seorang laki-laki membawa bungkusan di kantong plastik, orang itu mengaku pegawai toko susu sambil menyodorkan kwitansi yang ditulis nilainya Rp210.000,00.

Sang driver percaya, disaksikan seorang rekan driver lainnya dari Shopee, transaksipujn dilakukan. Sang driver menyerahkan uang Rp210 ribu ikepada lelaki tersebut, Saat serah terima uang dan barang pesanan, orang itu sempat difoto.

Ia berani membayar terlebih dahulu karena driver gojek itu merasa iba di WA aplikasi Gojek ada kalimatnya sangat memelas, "Bayi saya perlu susu secepatnya, mohon antar ke RS Muhammadiyah Lt 2 kamar no 3."

Transaksi barang dan uang dengan lelaki  itu berlangsung di depan Hotel Agusta Jl.PHH Mustopa. Driver ini percaya orang itu mengaku sebagai pegawai toko. Dalihnya karena lebih pukul 20.00 WIB tokonya tutup, terpaksa ia antarkan dengan berjalan kaki.

Usai menerima bungkusan dan menyerahkan uang, sang driver pun meluncur. Sesampainya di RS Muhammadyah ternyata setelah dicek oleh Satpam RS ke LT 2 ternyata tidak ada pasien atas nama Raisa, demikian juga di daftar pasien di komputer juga tidak tercatat ada pasien bernama Raisa.

Ditunggu sampai 30 menit masih tidak ada, padahal janjinya di WA akan menunggu di depan atau di kamar pasien. Demikian juga saran beberapa pengemudi Ojol lainnya agar ditelepon dan di WA ulang, namun hasilnya nihil alis tidak nyambung. Demikian juga diberi pesan WA tidak juga membalas.

Beberapa pengemudi Ojol lainnya yang berada di depan RS Muhammadyah, menyebutkan bahwa itu konsumen fiktif dan sengaja menipu dengan cara agar driver iba dan mau menolong dengan bayar tunai dulu.

Seorang driver lainnya penasaran, ia mencoba membuka kantong plastiknya yang kebetulan tidak direkat. Isinya ternyata bukan susu pesanan sesuai yang tertera di aplikasi, melainkan beberapa buku cetakan bekas.

Kasihan si Mamang Driver. Ia mengaku baru mendapat order 1 kali malam itu, kali kedua justru tertipu. "Mudah-mudahan orang yang mencari jalan merugikan orang lain cepat disadarkan dan mendapat imbalan yang lebih," kata beberapa driver yang merasa kasihan ka si babeh driver.

Sementara itu beberapa driver lainnya menyarankan untuk mengurusnya ke Kantor Gojek dengan membawa bukti, dan lapor polisi karena jelas orang yang menerima uang ada fotonya dan ada saksi seorang driver Shopee.**

Editor : Sonni Hadi

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Lecehkan Profesi Wartawan Peliput Ferdy Sambo, Bharada Sadam Disanksi Pelanggaran Etik
Keterangan Bharada E, Bripka RR, dan MK Dinilai Jujur, Bagaimana dengan Hasil Tes Sambo?
Tersangka Korupsi Waskita Beton, 'Wanita Emas' Hasnaeni Meronta Saat Dijemput Paksa Jaksa
Pekerja Pabrik Tahu Nekat Bunuh Teman Sendiri
Wanita ART dan Kekasihnya Curi Brankas Milik Selegram Berisi Uang Hampir Rp800 Juta