Tinggalkan Surat Wasiat Tulis Tangan
Seorang Ibu di Banjaran Bunuh Diri Didahului Menjerat Leher 2 Putranya Usia 6 Tahun dan 11 Bulan

Yayan Sofyan
Surat wasiat yang ditemukan di rumah kontranan korban Ny.En ditulis sebelum ditemukan tergantung.
BANJARAN, KejakimpolNew.com - Warga Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung dibuat geger menyusul ditemukannya seorang ibu muda tewas. Selain ibunya, dua jasad anak laki-lakinya juga ditemukan Jumat (5/9/2025) pagi.
Ibu muda ditemukan tergantung lehernya di kusen pintu, sedangkan dua anak laki-lakinya masing-masing berusia 6 tahun dan 11 bulan ini ditemukan tergeletak di ruyang tamu dan ruang tengah rumah kontrakannya. Ketiga korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), ada dugaan ibu muda tersebut terlebih dahulu membunuh kedua putranya, selanjutnya dia mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Saat polisi mendatangi, mengamankan dan mengolah TKP, ditemukan selebar surat yang ditulis tangan isinya curahan hati korban dalam menghadapi persoalan hidupnya.
Sementara Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, dan jajarannya yang langsung mendatangTKP melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Ya, kami menemukan tiga jenazah, yaitu Ny.En (34) yang meninggal dunia dengan kondisi lehernya terikat dan tubuhnya tergantung di kusen pintu.
Sedangkan putra sulungnya, Ap anak berusia 6 tahun ditemukan dengan ada jeratan tali di lehernya terbaring di ruang tamu, termasuk juga bayi berusia 11 bulan ditemukan meninggal juga lehernya terjerat tali di ruang tengah.
"Ketiga jasad telah sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Sartika Asih untuk otopsi,” kata ungkap Kasatreskrim Polresta Bandung, Kompol Lutfhi Olot Gigantara.
Berdasarkan olah TKP, polisi tidak menemukan tanda kekerasan dari pihak luar.
Termasuk pintu dan jendela rumah terkunci rapat yang akhirnya harus didobrak warga.
"Setelah melihat TKP, untuk sementara peristiwa ini tak ada keterlibatan orang luar. Kemungkinan besar perbuatan ini dilakukan oleh ibu korban sendiri," ungkapnya.
Selain itu, kata Lutfhi. Pihaknya juga menemukan surat wasiat yang diduga ditulis korban.
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya suami dan ayah korban, tetangga terdekat serta teman korban. Hingga berita ini ditulis, dugaan sementara,kejadian tragis tersebut i dilatarbelakangi persoalan ekonomi dan rumah tangga.
Sejumlah tetangga korban merasa kaget atas peristiws tersebut. Menurut mereka, keseharian korban terlihat biasa saja tak terlihat ada tanda-tanda masalah.
"Jujur saya kaget pasalnya setiap hari biasa ketemu tak terlihat ada masalah. Suaminya kerap tak ada di rumahnya," tutur Lilis (45) tetangga korban.**
Author: Yayan Sofyan
Editor: Yayan Sofyan



