Gegara Senggolan, Pemotor Aniaya Tukang Ojek Ditimpuk Batu Kepalanya Hingga Luka Parah

Ilustrasi
Ilustrasi penganiayaan pemotor di jalan raya.
GARUT, KejakimpolNews.com - Hanya gara-agar insiden kecil, diawali dengan senggolan sepeda motor di jalan raya antara tukang ojek dan pemotor lainnya, diakhiri dengan penganiayaan.
Si pemotor tak terima, ia memarahi tukang ojek bernama Tubagus (39). Tak hanya memarahi, tukang ojek ini dipukuli, ditusuk senjata tajam dan ditimpuk dengan batu kepalanya mengakibatkan korban luka parah dan harus dilarikan ke Puskesmas.
Dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terjadi di Jalan Raya Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Sabtu (13/9) sore. Seorang tukang ojek bernama Tubagus (39) menjadi korban setelah perselisihan kecil yang berawal dari senggolan sepeda motor.
Kapolsek Karangpawitan, Kompol M. Duhri, membenarkan Senin (15/9/2025) membenarkan kejadian tersebut, Aksi ini berlangsung Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Raya Karangpawitan Garut.
Aksi ini kata Kapolsek, bermula saat pelaku berinisial IA (25) diduga menyenggol motor korban, Tubagus, yang tiada lain tukang ojek.
Cekcok mulut pun tak terhindarkan berujung pada penganiayaan. IA dibantu temannya RG (24) mengeroypk Tubagus hingga korban mengalami luka parah di kepala akibat pukulan batu, serta memar di pinggang dan kaki.
Aparat Polsek Karangpawitan segera merespons kejadian tersbeut setelah menerima laporan dari warga. Dari hasil penyelidikan di lapangan, petugas berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial IA dan RG, keduanya merupakan warga Kecamatan Karangpawitan.
Maish kata Kompol M. Duhri, selain mengamankan keduanya, pihaknya juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau dapur berwarna merah dan sebutir batu yang digunakan pelaku saat beraksi.
“Kasus ini sudah kami tangani. Laporan polisi dari korban sudah diterima dan saat ini penyidik Polsek Karangpawitan sedang melaksanakan penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.
Saat ini, korban sudah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Wanaraja. Kompol M. Duhri memastikan situasi di lokasi kejadian kembali kondusif dan proses hukum terhadap para pelaku akan terus berjalan sesuai aturan yang berlaku.**
Author: Sonni Hadi
Editor: Sonni Hadi

