Berawal Tawuran Geng Motor

Pembunuhan Karta di Lokasi Longsor Cimanggung Terungkap, 3 Tersangka Diciduk 1 DPO

foto

Yayan Sofyan

KORBAN Karta Gunawan mengembuskan nafas terakhir karena ditikam dadanya usai menyerahkan bantuan longsor di Cimanggung, Sumedang.

BANDUNG, KejakimpolNews.com.- Pelaku penikaman terhadap Karta Gunawan (37) hingga tewas usai korban menyalurkan bakti sosial (Baksos) untuk korban Longsor Cimanggung, berhasil diungkap Polres Sumedang. Tiga tersangka diringkus dan satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran.

Seperti pernah diberitakan KejakimpolNews.com, Karta warga kompleks Vila Bandung Indah Desa Cileunyikulon Kab. Bandung, mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditikam oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan bencana longsor Cimanggung, Sumedang Jumat 16 Januari lalu.

Kapolres Sumedang tidak menampik bahwa penikaman menyebabkan korban tewas diawali oleh keributan antargeng motor, 16 Januari 2021 lalu. Keributan antargeng motor ini berlanjut hingga di lokasi longsor.

Korban Karta dan beberapa rekannya rupanya diintai oleh geng motor lawannya. Usai menyerahkan baksos, Karta yang naik motor belakangan itulah jadi sasaran geng lawannya. Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menjelaskan keempat tersangka pelaku penikaman Karta yakni, AR alias Tile, DS alias Komeng, NU Alias Ute, dan W alias Black. Satu lagi tersangka berinisial W hingga saat masih diburu polisi dan sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres menjelaskan, tersangka W yang kini masuk DPO sudah diketahui alamatnya yakni di Gang Kujang, Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung dan umurnya 25 tahun. Kapolres berharap W segera menyerahkan diri.

"Kami tidak akan segan untuk memberikan tindakan tegas, jika W tidak sampai menyerahkan diri, karena identitas dan tempat tinggal pelaku saat ini sudah diketahui," kata Kapolres kepada wartawan Selasa 19 Januari 2021.

Eko menyebutkan, tersangka W alias Black inilah merupakan pelaku utama yang menyebabkan korban Karta Gunawan meninggal dunia. Tersangka W alias Black ini menusuk dada korban sebelah kiri menggunakan pisau yang ia bawa. Karena perbuatannya Kapolres menyebut, para tersangka akan dikenakan pasal 351 ayat 1 dan ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sumedang AKP Yanto Slamet menambahkan, Karta meninngal dunia di rumah sakit, sedangkan kejadiannya di wilayah Cimanggung. Keluarga korban kata Kasat Reskrim, berharap pihak penegak hukum tetap memproses kasus tersebut semaksimal mungkin, agar hal serupa tidak terulang di kemudian hari.

"Kami, baik kerabat ataupun keluarga meminta agar proses hukum harus terus ditegakan, Saya ingin keadilan buat almarhum. Kalau emang negara kita negara hukum tolong tuntaskan kasus almarhum," Tegas Aulia yang merupakan kerabat korban, Sabtu 17 Januari 2021.

Rian yang juga salah satu kerabat almarhum Karta, meminta perhatian dari pemerintah untuk keluarga Karta, khususnya bagi anak-anak dari almarhum Karta. Karena almarhum Karta meninggal usai melakukan bakti sosial, membantu masyarakat yang sedang kesusahan. Kini anak-anak almarhum jadi telantar karena ditinggalkan sang kepala keluarga,**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polisi Angkat Mayat Dina Dari Makamnya di Cinunuk Untuk Diautopsi
Istri Bakar Suami di Tangsel, Tertangkap di Semarang
Kursinya Diduduki Kompol Fajar, Kompol Yuni Jadi Pamen Yanma Polda Jabar
Soal Kompol Yuni Terjerat Narkoba Polri Masih Dalami Fakta Sebenarnya
3 Dari 12 Moge Terobos Ganjil Genap ke Puncak Bakal Ditindak