Kolaborasi BNN-Bakamla

Hampir 0,5 Ton Sabu Senilai Rp2 Triliun Disita

foto

Foto PMJNews/Yeni

SABU seberat 466,19 ton bernilai 1-2 Triliun Rupiah ini disita oleh BNN dan Bakamla dalam suatu operasi War On Drug.

JAKARTA,KejakimpolNews.com.- Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) berhasil menyita narkitika jenis-sabu-sabu sebanyak hampir 0,5 ton atau tepatnya 466,19 kilogram dari total 4 kasus besar. Nilainya cukup fantastik sekira Rp1 sampai Rp2 triliun.

Penyitaan narkoba dari pengedar kelas kakap itu dilakukan dalam suatu operasi kolaborasi BNN-Bakamla dengan sebutan "War on Drug". Sabu seberat 466,19 kilogram itu disita dari total 4 kasus besar. Semua sitaan ini hasil kerja keras BNN dan Bakalma.

“Ini hasil operasi bersama antara Bakamla dan BNN kita bisa mengamankan sabu seberat 436,30 kilogram (untuk kasus di Kepulauan Seribu). Jika kita lihat nilai rupiahnya ini sekitar 1 – 2 triliun,” kata Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Aan Kurnia, dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Jika dikaitkan dengan peredarannya, artinya setengah ton sabu ini telah menyelamatkan jutaan jiwa warga Indonesia. “Jumlahnya setara dengan setengah ton, ini untungnya tidak sempat beredar. Jika beredar, berarti ada sekitar 1,3 juta jiwa yang bisa kita selamatkan,” ujarnya.

Kepala Bakamla menjelaskan, pihaknya akan selalu mendukung dengan penuh kegiatan "War on Drugs" tersebut dan akan berupaya untuk menangkap seluruh bandar narkoba yang ada di Indonesia sesuai dengan Instruksi Presiden Jokowi.

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan Kepala BNN bersama jajarannya untuk melaksanakan War on Drugs, jelas ini akan merusak generasi bangsa Indonesia. Sesuai dengan instruksi presiden kita akan sikat semua bandar-bandar narkoba di Indonesia,” kata Aan Kurnia.

“Sekali lagi saya keluarga besar Bakamla mengucapkan terimakasih kepada Kepala BNN dan jajarannya. Ini bentuk kolaborasi yang sangat luar biasa, harapan saya ini bisa berlanjut di operasi ke depannya,” pungkasnya.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polri Tepis Isu Liar Kematian Ustadz Maaher Karena Disiksa
Mantan Dirut Garuda Didakwa Selundupkan Brompton dan Moge
Pungli Bantuan UMKM di Kabupaten Bandung Dilimpahkan ke Polda Jabar
Iip Warga Cileunyi Dibantai Hingga Tewas, 5 dari 10 Pelakunya Diringkus
Pegiat Anti Kekerasan Perempuan pun Turun Tangan