Lima Hari Buron

Penjambret HP di Jalan Soma Kota Bandung Ambruk Di-Dor

foto

Dede Suryana

JAMBRET HP. KasatreskrimPolrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang mememperlihatkan barang bukti hand phone milik bocah yang dijambret tersangka Riki.

BANDUNG, KejakimpolNews.com.- Seorang penjambret handphone di Kota Bandung, Riki Dwi Novianto (23), akhirnya berhasil dibekuk polisi setelah lima hari buron. Riki malah sempat dihadiahi timah panas di kaki kanannya karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

KasatreskrimPolrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang menyebut, penjambretan yang sempat viral di media sosial itu terjadi di seputaran Jalan Soma, atau tepatnya di Jalan Pare Pandan Raya, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung pada  Senin (1/3/2021) sekira pukul 12.00 WIB.

Dari rekaman CCTV milik warga, pelaku terlihat beraksi di sebuah jalan yang sepi. Pelaku yang menggunakan motor mendekati korban seorang wanita bernama Balqis yang tengah berada di pinggir jalan. Pelaku dengan cepat merampas handphone yang dipegang korban dan langsung tancap gas dengan motornya.

Namun, kata Adanan, korban Balqis sempat berusaha mempertahankan HP yang dijambretnya hingga ia terseret sekira 10 meter. Balkis akhirnya melepaskan genggamannya dan ia jatuh terguling hingga tangan dan kakinya terluka. Sementara pelaku kabur membawa HP rampasannya.

Jajaran Polsek Kiaracondong yang dibantu Satreskrim Polrestabes Bandung bergerak cepat memburu pelaku setelah mempelajari CCTV milik warga yang berhasil merekam aksi penjambrentan tetsebut. Dari ciri-ciri yang ada di rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. Ia diketahui bernama Riki Dwi Novianto warga Cibiru, Kabupaten Sumedang.

Namun ketika diburu, pelaku sudah tidak ada lagi di tempat tinggalnya. Kasatreskrim menyebut, terakhir pelaku diketahui bersembunyi di suatu tempat di daerah Karawang. Pengajaran pun dilakukan, hingga akhirnya tempat persembunyian pelaku berhasil diendus. Pada saat polisi menyergapnya, pelaku berusaha melarikan diri. Polisi pun bertindak cepat dengan melepaskan tembakan terukur hingga sebutir peluru bersarang di kakinya.

Pelaku pun ambruk. Saat ini pelaku meringkuk di balik jeruji besi. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama 7 tahun.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Perampok Tembak Pengawal Pengisi ATM Bank BRI, Ratusan Juta Rupiah Dibawa Kabur
3 Pria Mengaku Polisi Menodong di Lampu Setopan dengan Air Softgun
Penulis Skenario Fajar Umbara Ditahan Polisi Diduga Lakukan KDRT
Duh Teganya, Cekcok Rumah Tangga Istri Ditikam Suami
Palak Pekerja Telekomunikasi 2 Anggota Ormas di Kota Bandung Diringkus Polisi