Takut Tak Bisa Menafkahi

Ibu Muda Aborsi, Bayinya Dibuang di Toilet Pusat Perbelanjaan

foto

Rizky Morello

KAPOLRES Metro Tangsel, AKBP Iman Imanuddin sedang memberi keterangan kepada wartawan.

TANGSEL, KejakimpolNews.com.- Seorang ibu muda Sl (27) warga Tangerang nekad menggugurkan kandungannya yang berusia 6 bulan di toilet karyawan Pusat Perbelanjaan di Pagedangan Kabupaten Tangerang pada Senin (26/4/2021). Pengguguran kandungan itu, katanya, dengan cara mengonsumsi obat penggugur kandungan yang dibelinya secara online seharga Rp1,5 juta.

Namun, kata Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Imanuddin, dalam tempo 9 hari, melalui penyelidikan akhirnya pelaku dapat ditangkap dan kini diamankan di Mapolres Tangsel.

Penjelasannya yang ia kemukakan kepada awak media di Mapolres Tangsel, Selasa (4/5/2021). "Bayinya dibuang dan jenazahnya ditemukan keesokan harinya di dalam plastik hitam oleh tim pembersih mall di dalam tempat sampah di toilet mall itu," ungkap AKBP Iman.

Pascapenemuan jasad bayi berjenis kelamin perempuan itu, Polsek Pagedangan menyelidikinya dengan mengolah visum hingga berhasil menangkap Sl. "Usia jenazah bayi itu berdasarkan hasil visum 6 bulan," kata Kapolres. Kapolsek Pagedangan, AKP Dicky Dwi Priambudi menambahkan, alasan Sl menggugurkan kandungannya karena alasan ekonomi.

"Tersangka melakukan aborsi itu karena alasan ekonomi, khawatir tidak mampu menafkahi anaknya. Tersangka sudah berkeluarga yang dikaruniai anak umur 4 tahun dan pekerjaan suaminya ojek online, ujar AKP Dicky. Atas perbuatannya itu, Sl dijerat Pasal 342 dan/atau Pasal 341 dan/atau Pasal 346 KUHP tentang aborsi, pengguguran kandungan. "Ancaman hukumannya 9 tahun penjara.**

Editor H. Eddy D

Bagikan melalui
Berita Lainnya
310 Kg Sabu Senilai Rp400 Miliar Disita, 2 Pengedar Terancam Pidana Mati
Polsek Ciwidey Gagalkan Upaya Penyelundupan Bibit Lobster
Munarman Ditangkap Densus 88, Rumahnya Digeledah
Tahanan Kasus Narkoba Tewas Dianiaya Sesama Penghuni Sel
Putra Anggota DPRD itu Tak Cuma Mencabuli Gadis di Bawah Umur Tapi Juga Diperdagangkan