Untuk Saksi Aa Umbara Sutisna

Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Diperiksa KPK

foto

istimewa

HENGKY Kurniawan Wakil Bupati Bandung Barat.

JAKARTA, KejakimpolNews.com - Penyidikan atas diri tersangka Bupati nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (AUS) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih juga belum tuntas. Selasa (27/8/2021) tadi, giliran Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan yang diperiksa penyidik KPK.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Hengky Kurniawan dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos) Bandung Barat yang telah diselewengkan oleh tersangka Bupati Bandung Barat nonaktif AUS.

Tidak hanya bupati AUS yang jadi tersangka, KPK juga telah menetapkan, Andri Wibawa (putra Aa Umbara), dan Dirut PT Jagat Dirgantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang M Totoh Gunawan juga ditetapkan sebagai tersangka korupsi bansos.

KPK menduga Aa Umbara kerja sama untuk melakukan tindak pidana korupsi dengan menunjuk perusahaan Totoh sebagai penyedia bansos di Bandung Barat dengan komitmen fee 6% dari nilai proyek.

Sementara putra sang bupati, Andri Wibawa turut terlibat karena dia menjadi vendor bansos menggunakan perusahaan lain sebagai bendera. Dari "kerjasama" ketiga orang itulah KPK menduga Aa Umbara diduga  meraih keuntungan Rp1 miliar. Sedangkan tersangka Totoh diduga mendapat Rp2 miliar dan Andri Wibawa Rp2,7 miliar. "

Untuk melengkapi berkas pemeriksaan dan menggali lebih jauh tentang penyelewengan uang negara, Wakil Bupati Hengky Kurniawan dipanggil. KPK ingin menyusuri uang yang digunakan untuk tanggap darurat bencana Pandemi covid-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020  tersebut.

Diduga dari Wabup Hengky ini sedikitnya dapat digali alur kerjasama antara Bupati Bandung barat dengan tersangka Totoh dan Andri Wibaa. Yang telah diketahui, Aa Umbara saat itu telah menunjuk  CV Sentral Sayuran Garden City Lembang milik M Totoh Gunawan sebegai penyedia Bansos di Kabupaten Bandung Barat.

KPK menduga akibat perbuatan tersangka Aa Umbara Sutisna, M.Totoh Gunawan, dan Andri Wibawa terjadi konflik kepentingan dalam pengadaan bansos. Untuk perbuatannya, Aa Umbara akan dijerat dengan Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 56 KUHP.

Sedangkan tersangka Andri dan M Totoh disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 56 KUHP. 

Ihwal apa hasil pemeriksaan atas diri Wakil Bupati Hengky Kurniawan, dan apa perannya dalam kasdus tersebut, hingga berita ini dibuat belum ada keterangan resmi baik dari KPK maupun dari Wakil Bupati Bandung Barat itu sendiri.**

Editor : Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kabareskrim Minta Korban Skandal Pelecehan Seks Sesama Jenis di KPI Pusat Segera Melapor
Saling Senggol Pada Gelaran Kuda Renggong Berujung Maut
Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Ungkap Modus Baru Penyelundupan Belasan Motor Kredit
2 Oknum Anggota Polri yang Menewaskan 6 Anggota FPI Segera Disidangkan
Yahya Waloni Dikembalikan lagi ke Sel Tahanan Bareskrim