Dijual di Atas HET

Bareskrim Tangkap 37 Penimbun Obat dan Tabung Oksigen Palsu

foto

Foto: Div.Humas Polri

KARO Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (28/7/2021) gelar konferensi pers terkait penangkapan 37 tersangka penimbun obat Covid-19 dan pengedar tabung oksigen palsu.

JAKARTA, KejakimpolNews.com – Polri menangani 33 kasus terkait penimbunan obat terapi untuk pasien Covid-19, tabung oksigen palsu dan penjualan obat terapi pasien Covid-19 di atas harga eceran tertinggi (HET).

"Dari puluhan kasus itu, Polri menetapkan 37 orang sebagai tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (28/7/2021), seperti dilansir dari laman Divisi Humas Polri.

Pengungkapan puluhan kasus ini dilakukan oleh tim gabungan dari Bareskrim Polri serta polda jajaran. Rusdi menyampaikan Polri juga bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Ditjen Bea Cukai.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika memaparkan 37 tersangka melakukan beragam tindak pidana yang berbeda. Antara lain menimbun obat terapi untuk pasien Covid-19, serta mengubah fungsi tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menjadi tabung oksigen.

“Ini apa saja? Ada yang jual di atas HET, kemudian ada yang timbun atau simpan dengan tujuan tertentu, kemudian ada yang edarkan tanpa izin edar. Dan membuat tabung apar untuk diubah jadi tabung oksigen,” terang Brigjen Helmy.

Brigjen Helmy menyebut total ada 365.875 tablet obat terapi untuk pasien Covid-19, 62 vial obat terapi Covid-19 dan 48 tabung oksigen yang disita polisi dari 37 tersangka. Dalam mengungkap puluhan kasus ini, kepolisian juga melakukan strategi penyelidikan undercover buy.

“Kalau kita lihat jumlah barang bukti, total barang bukti yang kita amankan kalau itu obat kita hitung jumlah butirnya ada 365.876 tablet obat terapi Covid-19 dari berbagai macam jenis. Kemudian 62 vial obat terapi Ccovid-19 dari berbagai jenis, kemudian 48 tabung oksigen,” tuturnya.**

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Terlibat Narkoba Polisi Ciduk 16 Tersangka, Seorang di Antaranya WN Afganistan
Tersandung Narkoba, Komika Coki Pardede Diciduk Polisi
Dijadikan Tersangka Korupsi, Mantan Camat di Sukabumi Ajukan Praperadilan
Tiga Gembong Narkoba Divonis Mati oleh Majelis Hakim PN Depok
Setelah Muhammad Kece, Giliran Muhammad Yahya Waloni Ditangkap Bareskrim Polri