Seorang Lainnya Masih Dikejar

Satu Lagi Perampok dan Pembunuh di Toko Emas Gaya Baru Kosambi Bandung Diringkus

foto

Foto: Dok. kejakimpolnews.com

TOKO emas Gaya Baru di Jln.A Yani Kosambi Bandung sesaat setelah dirampok.

BANDUNG, KejakimpolNews.com - Polisi berhasil menangkap seorang lagi perampok toko Emas Gaya Baru di Jln.A.Yani Kosambi Bandung. Dengan demikian, perampokan disertai pembunuhan pemiliknya bernama T (60) pada Senin 20 September lalu itu sudah dua orang yang diamankan, tinggal seorang lagi yang kini masih diburu.

Yang ditangkap pertama adalah S sesaat setelah kejadian Senin 20 September dini hari lalu. S diringkus petugas Linmas dan warga saat keluar dari toko Senin dini hari lalu dengan mencoba membobol rolling door toko emas Gaya Baru. Dan yang baru saja ditangkap adalah berinsial A, sedangkan yang buron adalah Y.

Ihwal ditangkapnya A ini, dibenarkan oleh Kapolsek Sumur Bandung Kompol Septa Firmansyah Senin (27/9/202). Kepada wartawan Kapolsek mengakui jajarannya berhasil meringkus pelaku, kini tersangka A sudah diamankan.

Kapolsek menuturkan, pihaknya kini masih memburu satu pelaku lagi, berinisial Y. "Satu lagi pelaku tertangkap. Yaitu berinisial A. Pelaku ditangkap di Kebumen. Saat ini pelaku A sudah ditahan di sel Mapolsek Sumurbandung," kata Kompol Septa.

Peranan tersangka A kata Kapolsek Sumurbandung, ia bertindak sebagai sopir mobil yang mengantar dua pelaku lain, S dan Y ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yakni toko emas Gaya Baru pada Minggu (19/9/2021) menjelang tengah malam.

Menurut Kompol Septa, tersangka A mengakui bahwa dirinya hanya mengantar saja, bukan yang mengeksekusi korban T hingga tewas. Sekarang tinggal satu lagi yang masih buron, diduga kuat Y sang buronan adalah yang membunuh pemilik toko emas dengan memukulkan barbel ke kepala korban.

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi perampokan dan pembunuhan di toko emas Gaya Baru Jalan A Yani Bandung. Kasusnya sempat menggegerkan warga Kosambi, Kelurahan Kebonpisang, Kecamatan Sumurbandung, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (20/9/2021).

Seorang pelaku diringkus saat keluar dari toko emas ketika dia sedang berusaha membuka rolling door toko tersebut. Petugas linmas dan warga sekitar menangkap S Senin dini hari.

Mereka yang menangkap mengira hanya S seorang pelakunya, tak tahu di dalam toko tersebut masih  ada dua tersangka lainnya yang baru saja memukul pemilik toko dengan barbel hingga tewas.

Dalih pembunuhan katanya, karena T yang empunya toko marah. Ketiga orang yang diketahui teknisi pemasangan Circuit Closed Tekevisi (CCTV) ini ingkar jani. Janji mau memasang di 9 titik, tak tahunya hanya tiga titik saja.

Karena dimarahi, ketiga teknisi CCTV ini balik marah dan menghantam T hingga tewas. Sebelum kabur, mereka mengambil sejumlah barang berharga. Tetapi tidak diketahui seberapa banyak barang berharga termasuk emas yang mereka bawa.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Eks Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Bebas dari Penjara