Tersangka Jadi 6 Orang

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Tambahan Dalam KasusTerbakarnya Lapas Tangerang

foto

Foto: PMJNews

LAPAS kLS.I.A Tangerang khususnyta di Blok C tinggal puing-puingnya,

TANGERANG, KejakimpoilNews.com - Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan para saksi, olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti, akhirnya Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menetapkan ada tambahan lagi tiga tersangka dalam kasus kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1.A Tangerang, Banten.

Penetapan tambahan tiga tersangka ini berdasakan pemeriksaan perkara sebagai tindak lanjut hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik sebelumnya. "Hasilnya ada penambahan tiga tersangka lagi di Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers, Rabu (29/9/2021).

Tiga tersangka baru tersebut masing-masing berinisial JMN yang lalai memasang instalasi listrik, kedua PBB yang menyuruh JMN melakukan instalasi listrik, serta RS sebagai pejabat bagian umum Lapas Kelas 1 Tangerang.

"Total kini ada enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Yusri Yunus kepada wartawan seperti dikutip dari PMJNews.

Pada gelar perkara pertama Lapas Kelas 1 Tangerang, penyidik terlebih dahulu menetapkan tiga orang pegawai Lapas Kelas 1 Tangerang sebagai tersangka. ketiganya berinisial RU, S, dan Y yang dijerat dengan Pasal 359 tentang kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Seperti diberitakan, Lapas Kls.1.A Tangerang terbakar hebat pada 8 Sepetember 2021. Puluhan warga binaan atau narapidana (Napi) terjebak dalam sel tahanan dan sebagian besar mereka terpanggang api karena tak mampu meloloskan diri dari teralis besi yang terkunci.

Akhrinya, kebakaran tersebut selain menghanguskan seluruh sel yang ada di Blok C, juga tercatat ada 49 orang napi tewas, 2 lainnya masih dirawat dan 72 orang lainnya menderita luka ringan. Kebakaran diduga karena adanya arus pendek listrik atau korsleting.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Eks Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Bebas dari Penjara