Konfirmasi Positif Meningkat

KBB Zona Merah Covid-19, 2.311 Terpapar, 35 Meninggal

foto

Asep Rahmat Hidayat

RSUD. Cikalongwetan merupakan Rumah Sakit Umum Daerah tempat rawat pasien Covid-19.

BANDUNG BARAT, KejakimpolNews, com. Setelah dimulainya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami lonjakan cukup tinggi, penyebabnya yang ditimbulkan dari klaster keluarga.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB Kamis (21/1), bahwa wilayah KBB kini ditetapkan kembali masuk pada zona merah itu, tercatat sebanyak 2.311 orang yang terkonfirmasi Covid-19, di antaranya 542 orang positif aktif, 1.743 orang sembuh dan 35 orang meninggal dunia.

Direktur Utama RSUD. Cikalong Wetan, Ridwan Abdullah Putra mengatakan, bahwa Rumah Sakit (RS) ini sejak ditunjuk sebagai RS Pusat rawat pasien Covid-19 oleh Pemda Jawa Barat, sampai sekarang ruang isolasi sudah penuh oleh pasien Covid-19 yang menjalani isolasi.

"Semua tempat tidur (bed) yang zona merah penuh terisi oleh 8 orang dan bed zona kuning terisi 7 orang pasien, yang berasal dari KBB dan Kota Bandung, mereka adalah pasien dengan gejala kritis mulai dari ringan hingga berat", ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, seluruh pasien Covid-19 itu, harus mendapatkan perawatan secara intensif dan terpisah dari pasien umum, tidak menutup kemungkinan pasien yang positif terpapar Covid-19 bisa terus bertambah. ** 

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Sungai Cikeruh Dangkal, BPBD, Camat dan Dewan "Turun Gunung"
Gubernur Dorong Seni Kaligrafi di Pesantren
Jabar Jadikan Asrama Haji Bekasi Sebagai Pusat Isolasi Covid-19
Gubernur Resmikan RSUD Asih Husada Langensari Banjar
Pemprov Jabar Gelar Gebyar Vaksin Covid-19 di Sabuga