340 Masih Zona Merah

2.350 Kelurahan dan Desa di Jabar Berada di Zona Hijau

foto

Foto: Humas Pemprov.Jabar

GUBERNUR Jabar Ridwan Kamil memberi keterangan kepada wartawan.

BANDUNG, KejakimolNews.com.- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Jawa Barat berjalan efektif. Hal itu terlihat dari penurunan tingkat keterisian rumah sakit.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar per 21 Februari 2021, kata gubernur, tingkat keterisian rumah sakit di Jabar sebesar 58,1 persen, sesuai standar rujukan WHO yakni tingkat keterisian rumah sakit kurang dari 60 persen. 

“Tingkat kematian di Jabar sangat rendah, itu hanya 1,12 persen. Artinya, 98 koma sekian persen itu sembuh dan proses menuju sembuh,” kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (22/2/2021). 

Terkait level kewaspadan, dari data periode 8 sampai 14 Februari 2021, terdapat satu daerah Zona Merah (Risiko Tinggi) di Jabar yakni Kota Cirebon. Lainnya, terdapat 21 Zona Oranye (Risiko Sedang), dan 5 Zona Kuning (Risiko Rendah) di Jabar. 

Selain itu, Kang Emil melaporkan level kewaspadaan di desa/kelurahan di Jabar. Per 11 Februari 2021, 2.350 desa/kelurahan di Jabar masuk Zona Hijau. Sedangkan yang berstatus Zona Merah hanya 340 desa/kelurahan atau 5 persen dari total desa/kelurahan di Jabar. 

"Jadi mayoritas desa dan kelurahan di Jabar itu zona hijau yakni sebanyak 54 persen. Zona Kuning 37 persen, Zona Oranye 4 persen, Zona Merah hanya 5 persen," katanya.

Selain melaporkan perkembangan penanganan Co.id-19 di Jabar, Kang Emil menjelaskan tingkat kepatuhan protokol kesehatan (prokes) di Jabar per 26 Januari hingga 21 Februari 2021, termasuk periode PPKM Mikro mulai 9 Februari 2021. 

Per 21 Februari 2021, tren kepatuhan prokes memakai masker di Jabar sebesar 84,96 persen. Sementara tren kepatuhan prokes jaga jarak di Jabar adalah 81,85 persen. 

Dilansir dari Bersatu Lawan Covid-19, selama PPKM Mikro di Jabar, terdapat 5.082.488 orang yang dipantau oleh TNI, Polri, dan Satpol PP di 949.772 titik pemantauan. 

"Untuk minggu ini, Kabupaten Sumedang sebagai paling disiplin menggunakan masker. Yang rendah itu Kabupaten Bogor. Jaga jarak yang tertinggi masih Kabupaten Bandung, terendah Kabupaten Pangandaran," ucap Kang Emil.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pemprov Jabar Siapkan Mobil Vaksin Covid-19
Pemprov Jabar Gelar Gebyar Vaksin Covid-19 di Sabuga
Waduhhh...! Positif Covid-19 di Karawang Tembus 10.075 Orang
Baru Cirebon dan Bandung Terapkan e-TLE
Jabar Jadikan Asrama Haji Bekasi Sebagai Pusat Isolasi Covid-19