Malu-Maluin Euy!

Anak Kandung Dikandungi

  • Jumat, 19 Februari 2021 | 13:58 WIB
foto

Foto; PMJNews

HAMILI anak kandung, IR (kiri pakai baju tahanan), diamankan di Mapolres Metro Depok karena menghamili anak kandungnya.

DUNIA sudah terbalik-balik. Yang tadinya dianggap sesuatu hil yang mustahal, kini jadi kenyataan. Ada anak gugat orang tua karena harta, ada anak menyiksa ibu kandung gara-gara tak dikasih uang untuk beli rokok. Bahkan ada yang tega sampai membunuh orang tua gara-gara pengen motor tak dibelikan.

Yang ini lebih gila mah, seorang ayah tega-teganya ngandungin anak kandungnya alias menghamili putri sendiri. Dan edannya, setelah tahu di perut anaknya tumbuh janin dengan status “cunak” ya cucu ya anak, bukannya dibiarkan hidup melainkan digugurkan. Janinnya dikubur di belakang rumah. Nah dasatr kudu ketehuan, gara-gara kuburan inilah perbuatan bejat si ayah kandung terbongkar.

Adalah IR (51) penduduk asal Desa Bojonggede Kabupaten Bogor yang kini berdiam di Kota Depok, hatinya bangga punya anak sudah berangkat gede. Bukan saja tubuh putrinya, sebut saja samarannya Bunga (16) begitu bongsor dan juga seksi. Andai saja dindadani mungkin yang namanya Amanda Manopo mah lewat. Pokoknya keseksian tubuhnya gak kalah sama artis zaman kiwari.  Apalagi sekarang Bunga sudah duduk di bangku SMA. Orang bilang amboi manise.

Kembali kepada IR si ayah yang usianya paruh baya. Orang bilang di usia begini mah bagi pria jika kurang waspada kata orang mah berbahaya, keinginannya suka rupa-rupa. Dan memang itu pula yang dialami IR. Buktinya tatkala melihat anak gadisnya sudah remaja itu bukannya bangga tetapi malah kabita ingin mencicipnya. Otaknya sudah gelo. Syahwatnya justru bergolak manakala melihat putrinya habis mandi mau pakai seragam sekolah.

Terutama manakala melihat putrinya sedang tidur dengan posisi telentang di kamar. Hormon testoteronnya membuncah ingin menggadabah si anak yang darah dagaingnya sendiri. Ia tak sadar Bunga adalah darah dagingnya, Bunga adalah anak kandungnya, Otaknya sudah ga waras, karema yang berbisik bukan anak cucu setan tetapi rajanya setan. mungkin.

Buktinya, ketika suatu malah saat sang istri tengah tertidur lelap, IR mengendep-endap masuk ke kamar putrinya. Bagai ucing garong mau nyolong iklan, IR pun langsung mendekap Bunga. Bunga yhang sedang pulas terbangun, ia kaget pikirnya ia sedang bermimpi ketiban kambing bandot, setelah sadar ia barui tahu yang menindihnya bukan kambing bandot tapi ayah bandot.

Bunga berontak dan ia mau berteriak, tetapi IR mengancam akan memukul jika tak menurut. Di bawah ancaman, malam itu Bunga benar-benar dilahap si bandot tua ayah kandungnya. Dan setelah itu Bunga kembali diancam lagi. “Jika bilang pada siapapun juga, jika bocor alamat cilaka,” kata IR.

Bunga tak berdaya, ia terpaksa diam diri walaupun hatinya berontak ingin melawan dan ngasih tahu ibunya. Karena dianggap aman. IR kembali minta jatah. Bungapun terpaksa pasrah berserah sajah. Begitulah seterusnya, katanya 10 kali Bunga digedabah oleh ayah haramjadah, akhirnya perut berbuah.  beukah alias berisi jabang bayi. Ayah kelabakan, entah bagaimana caranya si janin yang statusnya “cunak” alias cucu sekaligus anak ini keluar belum waktunya.

IR pun menguburkannya bayi yang belum jadi itu di halaman rumah. Inilah yang bikin tetangga kaget ada gundukan tanah. Akhirnya rumor berkembang, sebagian ada yang mengadu ke Polres Metro Depok. Dan akhirnya polisi turun tangan. Gundukan tanah dibongkar, ternyata di bawah gudukan itu ada janin bayi. IR pun diamankan ke Mapolres Metro Depok

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar menyebut pelaku telah melakukan perbuatannya sejak 2020. Kasus ini terbongkar dari kecurigaan warga saat melihat gundukan tanah yang berisi janin bayi.

"Bermula dari kecurigaan warga yang melihat gundukan tanah baru di belakang kontrakan. Setelah digali ternyata ada jasad bayi kemudian dilaporkan ke polsek," ungkap Kombes Imran Edwin Siregar, Selasa (16/2/2021). Kini IR harus meringkuk di sel tahanan untuk mmpertanggungjawaban oerbuatannya.**

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Anak Sendiri Dimakan
Cinta Palsu Dibayar Uang Palsu
Antara Perawat, ART, dan Ponakan