Dadang Suganda Segera Sidang

Korupsi RTH: Dada Rosada, Oded, dan Erwan jadi Saksi

foto

Dokumen/kjp

Tiga terpidana yang telah divonis. Tomtom Dabbul Qomae (kiri atas), Kadar Slamet (kanan atas) dan Herry Nurhayat (kanan bawah).

BANDUNG,kejakimpolnews.com .- Setelah dua mantan anggota DPRD dan seorang pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung divonis penjara dalam kasus korupsi Ruang Terbuka Hijau (RTH), kini giliran swata yang segera disidangkan.

Menurut keterangan yang diperoleh dari Pengadilan Negeri/Tipikor Bandung Rabu (18/11), swasta pesakitan ini adalah Dadang Suganda penduduk Ujungberung. Dia pemeran penting dalam kasus korupsi RTH.

Sidang untuk Dadang yang akan digelar Senin 23 November itu diperkirakan  akan lebih menarik. Pasalnya telah tercatat ada beberapa saksi yang akan dimintai keterangannya.

Adapun saksi-saksi itu terungkap di persidangan Herry Nurhayat, Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet. Mereka di antara 205 saksi itu adalah mantan Wali Kota Dada Rosada, Wali Kota Bandung Oded M. Danial, mantan Ketua DPRD Erwan Setiawan, mantan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi, mantan anggota DPRD Kota Bandung Lia Nurhambali dan Jhony Hidayat.

Sidang Dadang Suganda untuk kasus korupsi RTH ini merupakan gelombang kedua. Gelombang pertama, majelis hakim Tipikor Bandung pada PN Bandung telah memvonis tiga terdakwa.

Ke tiganya terdiri dari dua mantan anggota DPRD Kota Bandung yakni Tomtom Dabbul Qomar divonis 6 tahun penjara, denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan penjara ditambah bayar uang pengganti Rp 5,1 miliar.

Ke dua juga mantan anggota DPRD Kota Bandung Kadar Slamet. Ia divonis 5 tahun penjara, denda Rp 400 juta subsider 6 bulan, dan wajib membayar uang pengganti kerugian negara Rp 9,29 miliar

Sedangkan ke tiga mantan Kepala Dinas DPKAD Kota Bandung Herry Nurhayat divonis 4 tahun penjara, denda Rp 400 juta subsider 6 bulan penjara dan uang pengganti kerugian negara Rp 1,4 miliar.

PN Bandung sendiri telah menjadwalkan sidang perdana untuk Dadang Suganda alias Dadang Demang ini Senin 23 November.

"Kami sudah menjadwalkan persidangan untuk kasus Korupsi RTH Kota Bandung dengan terdakwa Dadang Suganda pada Senin 23 November 2020," ujar Panitera Muda Tipikor PN Bandung Yuniar Rohmatullah saat dihubungi wartawan, Selasa (18/11).

Yuniar menyatakan, majelis hakim yang akan menyidangkannya adalah Benny T. Eko Supriyadi sebagai hakim ketua. Komposisi hakimnya sama (seperti menyidangkan Herry Nurhayat cs).

Begitu juga Tim Jaksa Penutut Umum KPK masih diketuai Haerudin untuk menyidangkan kasus korupsi RTH Kota Bandung ini.

Dalam sidang Korupsi RTH Kota Bandung gelombang dua ini Dadang Suganda akan didakwa terlibat korupsi pengadaan lahan untuk RTH Kota Bandung.

Aksi korupsinya bersama-sama atau turut serta terkait perbuatan Herry Nurhayat selaku Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) sekaligus Pengguna Anggaran (PA) dalam pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada Pemerintah Kota Bandung Tahun 2012.

Juga turut serta terkait dengan terpidana Kadae Slamet dan Tomtom Dabul Qomar.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya