Hanya 18 Hari Bebas

Herry Nurhayat Dikembalikan Lagi ke Lapas Sukamiskin

foto

Dokumen/kjp

Herry Nurhayat saat menghadiri sidang di Pengadilan Tipikor/PN Bandung dengan agenda vonis majelis hakim.

BANDUNG, kejakimpolnews.com.- Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung Herry Nurhayat, harus dikembalikan lagi ke sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Kamis (19/11).

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi Herry Nurhayat sesuai putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung No:30 /Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bdg tanggal 4 November 2020 yang putusannya telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Sebelumnya Herry sempat dikeluarkan dari Lapas Sukamiskin 1 November 2020 karena 150 hari masa penahanannya telah habis. Namun setelah menghirup udara bebas 18 hari, atas vonis hakim iapun kembali ke selnya di Lapas Sukamiskin Bandung.

Penasihat hukumnya, Airlangga Gautama, S.H.,M.H., sendiri membenarkan eksekusi kliennya, Herry Nurhayat. "Ya betul, tadi (Kamis 19/11) jam 10.15 WIB langsung ke Lapas Sukamiskin," ujarnya.

Herry dijebloskan ke Lapas Sukamiskin untuk menjalani masa pidana selama empat tahun dan nantinya akan dikurangi masa tahanan selama proses penyidikan dan persidangan di PN Bandung.

Terpidana Herry seperti halnya Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet (keduanya sudah ditahan), dinyatakan bersalah karena melakukan korupsi terkait pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung.

Saat itu majelis hakim Pengadilan Tipikor pada PN Bandung memvonis Herry empat tahun penjara. Selain hukuman penjara, Herry juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp400 juta dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar diganti diganti dengan kurungan badan selama 6 bulan.

Hukuman lainnya Herry juga dipidana tambahan yakni wajib membayar uang pengganti sebesar Rp1,4 miliar, jika tidak membayar uang pengganti tersebut dalam waktu 1 bulan setelah putusan maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Jika harta benda yang disitanya tidak cukup maka Herry dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya