RSUD Sayang Mulai Lengang

foto

Foto: Istimewa

DIJENGUK PRESIDEN. Para pasien korban gempa di RSUD Sayang Cianjur dijenguk Presiden RI Jokowi.

CIANJUR, KejakimpolNews.com.- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur pada Kamis (24/11) ini mulai lengang. Riuh pengantar yang membawa dan menunggui korban gempa sudah tidak lagi seramai seperti satu dua hari lalu.

Sementara suara sirine ambulans yang keluar masuk membawa korban juga sudah mulai redup. Beberapa tenda di halaman RSUD tempat merawat para korban juga sudah terlihat lengang.

Hingga Kamis (24/11/2022) ini tersisa 24 pasien korban gempa yang masih dirawat di RSUD Sayang. Para korban gempa yang kondisinya mulai membaik sudah pada pulang dan bisa menjalani perawatan jalan.

Sebagian lagi ada yang dirujuk ke rumah sakit lain seperti Kota Bandung, Sukabumi dan lainnya. Di Kota Bandung saja, per Rabu (23/11/2022) malam, sebanyak 129 warga Kabupaten Cianjur yang merupakan korban gempa bumi menjalani perawatan pada rumah sakit-rumah sakit di Kota Bandung.

Mereka tersebar di sembilan rumah sakit, yaitu di RSHS 84 pasien, RSUD Bandung Kiawari 16 pasien, RSUD Kota Bandung 9 pasien, RS Santosa Kopo 3 pasien, RS Sartika Asih 3 pasien, RS Muhamadiyah 3 pasien, RS ST Borromeus 4 pasien RS Advent 1 pasien, dan RS Santosa Central 6 pasien.

Dijenguk Presiden

Dalam kunjungan kedua kalinya ke Cianjur, Presiden Joko Widodo mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Kamis (24/11/2922).Presiden ingin memastikan bahwa para pasien korban terdampak gempa Cianjur ditangani dengan baik.

"Yang pertama tadi pagi sudah saya sampaikan penyelamatan, evakuasi itu yang pertama. Kemudian saya kesini untuk memastikan perawatan yang sakit itu betul-betul tertangani dengan baik," ujar Presiden dalam keterangannya selepas peninjauan.

Presiden menjelaskan bahwa dari 741 pasien yang dirawat di RSUD Sayang Cianjur, kini tinggal 24 pasien. Menurutnya, sebagian pasien telah dipulangkan, sebagian lainnya dirujuk ke kota-kota sekitar untuk mendapatkan penanganan lebih baik.

"Sudah sebagian dipulangkan, sebagian juga dirujuk ke Bandung maupun ke Jakarta untuk yang kasus-kasus berat. Ke Sukabumi untuk yang kasus-kasus berat," ungkapnya. 

"Saya rasa saya melihat penanganan di sini baik, yang berat dirujuk itu juga baik, kemudian yang sudah sembuh sudah diperbolehkan pulang," lanjutnya.

Presiden tiba di RSUD Sayang Cianjur sekitar pukul 10.58 WIB dan langsung menuju tenda perawatan di halaman RSUD. Selain menyapa, Presiden juga menyerahkan langsung santunan bagi para pasien korban terdampak gempa magnitudo 5,6 Cianjur.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Usut Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, 175 Sampel Obat dan Seorang Dirut Diperiksa
Usai Jawara Lomba Desa Regional II, Cibiruwetan Jadi Percontohan Desa Antikorupsi
Wapres RI Berharap Para Santri Menjadi Pahlawan Ekonomi dan Mampu Perangi Kemiskinan
Ke Depan Jemaah Calhaj Harus Mandiri, Berapa Kuotanya?
Blusukan ke Pasar Tanjungsari, Mendag Zulhas Borong Sembako dari Pedagang