Dewan Pers Keluarkan Imbauan

Jangan Layani Permintaan THR dari Oknum Wartawan, Media, dan Organisasi Pers

foto

istimewa

IMBAUAN Dewan Pers untuk tidak melayani oknum yang mengaku wartawan meminta THR kepada siapapun juga.

JAKARTA, KejakimpolNews.- Menghadapi hari raya seperti Idul Firi sekarang, biasanya banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk mengais rezeki. Di antaranya oleh oknum wartawan, media, atau yang mengaku wartawan dari media tertentu baik cetak atau online.

Mereka biasanya mendatangi kantor-kantor lembaga baik insansi pemerintah atau swasta. Untuk membersihkan citra wartawan dan media serta pekerja di bidang pers, Dewan Pers telah mengeluarkan "Surat Imbauan Dewan Pers Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H" Intinya, mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan Tunjangan Hari Raya (THR), permintaan barang, permintaan sumbangan dalam bentuk apapun yang mungkin diajukan oleh yang mengatasnamakan media baik dari organisasi pers, perusahaan pers, maupun organisasi wartawan.

Hal ini katanya, untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesi wartawan oleh para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan, organisasi wartawan, organisasi perusahaan pers, ataupun media.

Dinyatakan dalam imbauan tersebut, sikap Dewan Pers ini dilandasi sikap moral dan etika profesi dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakan integritas serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme kewartawanan. Selain itu katanya, juga untuk mendukung upaya pemberantasan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Dewan Pers tidak bisa menoleransi adanya praktik buruk dimana wartawan, perusahaan pers, atau organisasi wartawan yang semakin banyak bermunculan pada saat ini meminta-minta sumbangan, bingkisan ataupun THR. Pemberian THR kepada wartawan adalah menjadi kewajiban setiap perusahaan pers kepada pegawai/wartawannya.

"Bila ada oknum wartawan yang mengaku dari media ataupun sebuah organisasi wartawan menghubungi Bapak/Ibu, wajib untuk menolaknya. Apabila mereka meminta dengan cara memaksa, memeras, dan/atau bahkan mengancam, sebaiknya mencatat identitas atau nomor telepon atau alamat mereka dan melaporkannya ke kantor polisi terdekat," tulis Dewam Pers.

Selain itu siapapun yang merasa diminta THR oleh oknum mengaku wartawan, bisa melaporkannya kepada Dewan Pers. Perlu dicatat bahwa organisasi perusahaan pers dan organisasi wartawan yang telah terverifikasi serta menjadi konstituen Dewan Pers adalah sebagai berikut:

1. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), 2. Aliansi Jurnalis Independen (AJI), 3. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), 4. Perusahaan Radio Siaran Swata Nasional Indonesia (PRSSNI), 5. Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), 6. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), 7. Serikat Perusahaan Pers (SPS), 8. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) 9. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) 10.Pewarta Foto Indonesia (PFI).

Dewan Pers sekali lagi mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan THR, bingkisan, atau sumbangan terkait Hari Raya Idul Fitri 1442 H dari pihak-pihak yang mengaku sebagai konstituen Dewan Pers. Hal yang sama Dewan Pers tidak mengijinkan Konstiuen Dewan Pers untuk melakukan hal yang sama.

Dewan Pers menyediakan saluran komunikasi dan koordinasi lebih lanjut melalui Hendry CH. Bangun, Wakil Ketua Dewan Pers (No. HP : 0811-103-096) dan Agung Dharmajaya, Anggota Dewan Pers (No. HP: 0811-812-099.) Demikian, imbauan ini dibuat dalam rangka menjaga integritas wartawan Indonesia dan menjaga kemerdekaan pers dari pengaruh negatif oknum yang mengatasnamakan media atau wartawan serta dalam rangka meningkatkan mutu kehidupan pers nasional.

Imbauan tersebut dikeluarkan di Jakarta, 28 April 2021, Nomor : 01/DP/K/IV/2021 Perihal : Imbauan Dewan Pers Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442, ditandatangani Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh ditujukan kepada: 1. Panglima TNI 2. Kapolri 3. Sekretaris Negara 4. Menteri Dalam Negeri 5. Menteri Komunikasi dan Informatika 6. Pimpinan BUMN/BUMD 7. Pimpinan Perusahaan 8. Karo Humas dan Protokoler Pemprov, Pemkab, dan Pemkot se-Indonesia 9. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se-Indonesia di- Indonesia.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kebebasan Pers itu Tidak Pernah Ketemu, Bebas Tapi Nyatanya..?
Kapolri : Waspadai Hari Terakhir Mudik dan Libur Wisata
Wakapolri Apresiasi Aplikasi "E-Cakra" Besutan Polda Jabar
Indonesia Amankan 75.910.500 Dosis Vaksin
Antisipasi Lonjakan Pemudik Motor Korlantas Siapkan Buka-Tutup Lalin