Tjahjo Kumolo

Laporkan Bila Ada ASN Mudik Lebaran!

foto

Foto : Setkab RI

MENTERI PANRB, Tjahjo Kumolo.

JAKARTA, KejakimpolNews.com-Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali diingatkan, dilarang melakukan bepergian ke luar daerah, atau mudik jelang dan sesudah Idul Fitri. Bahkan, bila masyarakat mengetahui ada ASN yang mudik diminta untuk melaporkan ke Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi).

"Jika ada masyarakat yang melihat, bisa langsung melaporkan kepada kami,” kata Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo Menurut Tjahjo, masyarakat yang mengetahui ada ASN yang mudik, dapat melaporkan ke Kementerian PANRB melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!).

Laporan dapat disampaikan melalui SMS 1708, www.lapor.go.id, atau aplikasi yang diunduh melalui Play Store atau App Store SP4N LAPOR! Ia minta, laporan tersebut disertai dengan menyertakan nama ASN yang dilaporkan, instansi dan satuan kerja, lokasi, dan bukti dukung (jika ada).

“Jika ada masyarakat yang melihat, bisa langsung melaporkan ke kami,” tuturnya. Tjahjo menegaskan, ASN harus menjadi teladan yang baik untuk masyarakat.

"Saya ingatkan dan tegaskan, ASN untuk tidak mudik,” tegasnya di Jakarta dikutip KejakimpolNews.com dari laman Setkab Selasa (04/05/2021). Ia minta, sudah sewajarnya jika ASN juga mengajak masyarakat di lingkungannya untuk bersama-sama mematuhi kebijakan yang diambil pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Selama ini, katanya, terjadi peningkatan potensi penularan Covid-19 selama masa libur panjang.

Untuk itu menahan diri untuk tidak mudik merupakan upaya untuk melindungi diri, dan sanak saudara. Bagi ASN yang tetap melakukan mudik, dapat dijatuhi sanksi disiplin sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

“Kami minta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk mengawasi ASN-nya masing-masing, dan bertindak tegas jika ada ASN yang terbukti melanggar,” ujar Tjahjo tegas.

PPK berkewajiban mengisi form pelaporan mudik melalui tautan https://s.id/LaranganBepergianASN, yang sudah terhubung dengan database Kementerian PANRB. Khusus kepada siswa-siswi sekolah kedinasan Menteri PANRB minta, selama libur panjang Idulfitri agar tetap berada di tempat pendidikan.

“Bagi yang tinggal di asrama, tetap di asrama. Untuk yang tidak di asrama, tetap tinggal di tempat tinggal masing-masing. Saya imbau untuk tidak melakukan mudik,” tegasnya.

Larangan mudik bagi ASN ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 08 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). SE diterbitkan sebagai tindak lanjut dari larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah, dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19.**

Editor : Omay Komar

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wakapolri Apresiasi Aplikasi "E-Cakra" Besutan Polda Jabar
Indonesia Amankan 75.910.500 Dosis Vaksin
Kebebasan Pers itu Tidak Pernah Ketemu, Bebas Tapi Nyatanya..?
Persentase Penumpang Semua Moda Transportasi Turun...!
Ratusan Bus Lolos Penumpangnya Tanpa Prokes