Prestasi Terus Melorot

Pengurus Klub Resah, Persikab "Cuekin" Klub-Klub Pendirinya

foto

Yayan Sofyan

HADIAN Supriatna

CILEUNYI. KejakimpolNews.com. - Bergulirnya perumusan AD/ART Persikab yang mengarah dalam pembentukan pengurus Persikab Kabupaten Bandung saat ini ramai diperbincangkan. Namun situasi ini sangat meresahkan sejumlah pengurus klub sepak bola di Kabupaten Bandung.

Hadian Sapriatna, Ketua Persatuan Sepak bola (PS) Tunas Biru Desa Cibiruwetan, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung misalnya, ketika dikonfirmasi, Rabu (17/2/2021) membenarkan jika saat ini para pengurus klub sepakbola di Kab. Bandung ini resah.

"Ya saat ini, di kalangan sebagian pengurus klub terjadi keresahan manakala pascadiserah-terimakannya klub anggota Persikab kepada Pengcab PSSI Kabupaten Bandung kala itu perjalanan Persikab telah meninggalkan dan mengesampingkan serta telah mencuekin klub-klub pendirinya," kata Hadian yang juga Kades Cibiruwetan ini.

Kekhawatiran ini kata Hadian, bukan tanpa dasar apalagi tampak tersurat dalam rancangan AD/ART yang disusun tim perumus saat ini dimana muatan materinya tidak memberi pengakuan atas kedudukan dan peran klub secara memadai.

"Saat ini saya, salah satu pemilik kbub yang sebelumnya bernaung di bawah pembinaan Persikab dan seiring perubahan statuta PSSI beralih menjadi anggota Askab PSSI Kabupaten Bandung melihat ada aspek maha penting yang harus jadi perhatian insan sepak bola Kab. Bandung, termasuk pemerhati dan pegiat sepak bola," ucapnya.

Diungkapkan Hadian, Persikab yang berdiri pada tanggal 26 Juli 1963 mencapai masa kejayaan di masa kepemimpinan H.U Hatta Djati Permana Bupati Bandung (1995-200) dimana pada tahun 1995/1996 di bawah komando pelatih Isak Udin menjuarai kompetisi divisi I di Manado.

Prestasi itu mengantarkan Persikab berkompetisi di Kompetisi di Divisi Utama dengan prestasi cukup membanggakan."Namun sejarah Persikab berikutnya yang pindah dari birokrat ke birokrat belum mencapai prestasi yang membanggakan,"katanya.

Dikatakan Hadian, kondisi Persikab dari periode ke periode dipimpin oleh wakil birokrat dengan prestasi yang terus melorot dan sangat memprihatinkan.

"Melihat kondisi Persikab yang tragis ini, kami atas nama forum aspirasi PS-PS anggota Persikab pada tanggal 12 Agustus 2019 lalu telah menyampaikan surat kepada pimpinan dan anggota tim penyusun pengurus Persikab Kab. Bandung," terangnya.

Surat ini kata Hadian, antara lain berisi pemikiran bahwa berdasarkan AD/ART tanggal 28 Nopember 1992 masih klub-klub memiliki hak organisasi dan kelembagaan untuk dilibatkan dalam organisasi Persikab dan berhak mengikuti Musyawarah Anggota (Musta) sebagaimana surat Asprov PSSI Jawa Barat Nomor 518/JBR/UD/VI.2019.

Termasuk, lanjut Hadian, memandang juga kepengurusan Persikab dapat diisi perseorangan dari unsur PS-PS atau Klub yang belum menjadi pengurus Askab. "Pandangan itu diberikan karena Askab dan Persikab masing-masing memiliki status keanggotaan di Askab Provinsi Jawa Barat dan sama-sama memiliki hak suara"tandasnya.

Terkait persoalan kata kata Hadian, pihaknya sebagai salah satu aspirator tahun 2019 menyampaikan pandangan : 1. Agar sebelum disyahkan AD/ART Persikab terlebih dahulu diuji publik/dibahas bersama PS-PS (48 Klub) anggota persikab yang masih ada baik di Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi.

2. Memohon agar Plt Ketua Umum Persikab saat ini Bapak H. Marlan untuk berkenan berdialog dengan PS-PS (klub) guna memikirkan bersama dan mendengar aspirasi klub anggota terhadap kelengsungan Persikab

3. Meminta agar posisi kedudukan Persikab dikembalikan kepada masyarakat sepak bola Kabupaten Bandung untuk selanjutnya menyusun AD/ART yang memayungi status kepemilikan dan hak-hak Ps-Ps (klub) dalam organisasi Persikab.

4. PS-PS (klub) bersama pihak yang peduli dan berminat mengelola organisasi Persikab secara propesioanl menyusun penilaian aset dan nilai kepemilikan (saham) yang dapat terbagi secara proporsioanl antara Pemerintah Swasta dan PS-PS.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pecandu Bola Boleh Gembira, Pra Musim Piala Menpora Siap Digelar