Sebentar Lagi Pangalengan Bakal Miliki Stadion Atletik Berstandar Internasional

foto

Yayan Sofyan

LAPANGAN di Babakan Tanara, Desa Banjarsari, Pangalengan yang sehari-hari dipakai warga masyarakat dan pelajar ini, nantinya akan dibangun dengan berstandar internasional,

SOREANG. KejakimpolNews.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI) akan membangun stadion training center atau pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang olah raga atletik, di Lapangan Babakan Tanara, Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Lokasi pelatnas atletik di Pangalengan ini memang sudah digunakan PB PASI selama bertahun-tahun sejak 1980-an, namun dengan fasilitas sederhana dan seadanya.

"Nah, Pak Luhut Binsar Panjaitan sebagai Ketua Umum PB PASI menginginkan sarana di Pangalengan itu ditingkatkan agar lebih representatif dan memadai," kata Tigor M. Tanjung, Sekretaris Umum PB PASI, usai bertemu Bupati Bandung Dadang Supriatna di Rumah Dinas Bupati di Soreang, Kamis (16/9/21).

Tigor mengungkapkan pada pembangunan fisiknya nanti akan bekerja sama dengan Kementerian PUPR, dengan standar failitas internasional. Sementara lokasi yang berada di wilayah Perkebunan Teh Malabar milik PTPN 8, akan melalui skema pinjam pakai lahan.

"Nantinya ada kerjasama segi tiga antara PB PASI, Kementerian PUPR dan PTPN 8. Kalau sudah jadi, PB PASI yang akan mengelola," ungkapnya. Pihaknya meminta dukungan Bupati Bandung terkait masalah perizinan maupun prosedural legal lainnya.

"Kami bersyukur pertemuan dengan Pak Bupati berlangsung dengan baik. Pak Bupati sangat antusias dan mengapresiasi rencana ini. Karena apabila fasilitas itu terwujud, otomatis ada keuntungan tersendiri juga bagi Kabupaten Bandung ini," kata Tigor.

Ia mencontohkan, berbagai kejuaraan atau event-event cabor atletik akan dilaksanakan di Pelatnas PASI di Pangalengan ini. Bahkan bisa menjadi daya tarik wisatawan. Pangalengan dinilai punya keunggulan, bukan hanya dari ketinggiannya, tapi juga banyaknya perkebunan teh yang bisa dijadikan rute lari.

Stadion pelatnas berstandar internasional itu akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang, di antaranya gym untuk keperluan latihan fisik atlet. Begitu juga permukaan untuk cabor lari akan dilapisi dengan karet dan rumput sintetis. Hal itu pun diharapkan akan menjadi jawaban karena selama ini pelatnas atletik selalu terkendala penggunaan Stadion Madya di Senayan Jakarta.

"Bahkan Pak Bupati punya gagasan ingin membangun jalan tol yang tersambung ke Pangalengan untuk memperlancar arus wisatawan," imbuhnya. Lebih dari itu, imbuh Tigor, pembangunan fasilitas pelatnas ini bisa menjadikan cabor atletik lebih meningkat baik segi atlet maupun prestasinya.

Untuk berbagai klub cabor atletik di Jawa Barat khususnya Kabupaten Bandung pun terutama warga Pangalengan, bisa memanfaatkan fasilitas ini nantinya. "Harapan kami pembangunan fisiknya bisa dimulai Oktober dan bisa selesai April 2022 sudah bisa digunakan," ucap Tigor. Saat ini proyek pembangunan Stadion Atletik itu sudah memasuki tahap tender.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Jabar Masih Tetap di Peringkat Kedua Perolehan Medali
Gunaryo Sebut Rabu Malam ini Jabar Bisa Kunci Gelar Juara Umum
Polda Papua Siap Rekrut Atlet PON XX Berprestasi Jadi Anggota Polri
Jawa Barat Pertahankan Medali Emas Karate Nomor Kata Putra
Jawa Barat Masih di Posisi Puncak Perburuan Medali Makin Memanas