Seleksi Olimpiade Geograpi Nasional

Nasywaa dan Danisa Wakili SMA Al Ma'soem

foto

Nasywaa Salsabiila, Kelas 10 IPS 2 SMA Al Ma'soem.

BANDUNG.kejakimpolnews.com. -Dua siswi SMA Al Ma'soem lolos pada tahap pertama seleksi olimpiade geografi tingkat nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Departemen Geografi Universitas Indonesia.

Kedua siswi berprestasi itu, yakni Nasywaa Salsabiila, Kelas 10 IPS 2 SMA Al Ma'soem warga Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung dan Danisa Puteri Ginanjar juga kelas 10 IPS 2 SMA Al Ma'soem warga Cianjur.

Baik Nasywaa maupun Danisa ini adalah lolos tahap pertama seleksi olimpiade geografi ini bersama 150 peserta lainnya yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota provinsi di Indonesia. Mereka di antaranya selain dari SMA Al Ma'soem di Jalan Raya Cipacing (Jalan Raya Rancaekek-Cileunyi) Kecamatan Jatinangor, juga dari SLTA asal Kuningan, Cirebon, Cibinong Bogor, Aceh, Medan, Balikpapan, Riau, Jambi, Padang, Palu, Jembrana Bali dan provinsi lainnya.

Belum diketahui pasti berapa jumlah peserta yang ikut serta dalam seleksi olimpiade geografi tingkat nasional itu, setelah 150 peserta dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti seleksi lanjutan tahap dua mendatang yang belum diketahui pasti waktunya.

Nasywaa dinyatakan lolos tahap pertama seleksi olimpiade geografi itu, setelah mengikuti proses seleksi melalui daring atau online.

"Sebelumnya, kita ngerjain 50 soal olimpiade geografi secara online melalui aplikasi yang dibuat Universitas Indonesia. Dari 50 soal itu dengan sistem poin, kalau benar poinnya 4, salah -1 poinnya dan enggak diisi kosong poinnya," kata Nasywaa kepada wartawan di Humas Yayasan Al Ma'soem Bandung, Kamis (15/10).

Dikatakan anak kedua dari pasangan Ahmad Jayadiprana dan Teni Herlina ini, mengikuti olimpiade geografi tersebut pada bulan Oktober ini. Namun setelah lolos tahap pertama, kata alumni SMP Al Amanah Cileunyi ini, untuk mengikuti tahap dua seleksi olimpiade geografi belum diketahui pasti waktunya kapan. Ia masih menunggu informasi dari pihak panitia.

"Tahap dua belum ada info. Mungkin nanti dihubungi oleh pihak panitia. Olimpiade ini khusus pesertanya para siswa SMA," kata siswi berusia 15 tahun ini. Nasywaa menuturkan, olimpiade geografi yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini dan saat ini memasuki agenda ke-12.

Namun karena saat ini memasuki pandemi Covid-19, pelaksanaannya melalui daring. Lebih lanjut Nasywaa mengungkapkan, dari 50 soal seleksi olimpiade geografi itu, di antaranya membahas tentang bumi, atmosfer, kemudian pemindahan ibu kota, ledakan bom di Libanon.

Selain itu membahas pandemi Covid-19, cuaca, gempa bumi atau bencana dan lain-lain. Ia mengatakan, mendaftarkan diri pada seleksi olimpiade geografi pada September 2020 itu, setelah sebelumnya mendapatkan informasi dari Danisa melalui informasi instagram dan media sosial lainnya.

Mengingat pembelajaran geografi itu menjadi favorite siswa tersebut, Nasywaa dan Danisa pun berkomunikasi dengan pihak wali kelas SMA Al Ma'soem, terkait ikut serta menjadi peserta olimpiade geografi.

"Ikut olimpiade geografi untuk mencari pengalaman. Apalagi sebelum mengikuti seleksi olimpiade geografi, kita juga sempat mengikuti webinar dengan narasumber dari Dosen Universitas Indonesia," katanya.

Sementara itu, menurut Humas Yayasan Al Ma'soem Bandung Ayi Mi'raz mengatakan sekolah sangat mendukung kegiatan yang menunjang prestasi siswa dan mohon doanya semoga ananda Nasywaa dan Danisa bisa meraih hasil terbaik pada tahap selanjutnya.

"Mohon doanya di tahap kedua menghasilkan sesuai harapan. Sekolah turut memberikan dukungan dan motivasi untuk keberhasilan para siswi tersebut," harapnya.

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Waduk Darma Dipoles dan Dipersiapkan Jadi Tempat Wisata Air Internasional
Jumlah Kereta Api Jarak Jauh di Cirebon Meningkat
Anda Penyuka Aneka Daging Bakar? di Sinilah Bisa Makan Sepuasnya
Polisi Sasar Objek Wisata Jembar Water Park di Majalengka
Wisatawan di Jawa Barat Akan Dites Covid-19