Pangkalan dan SPBE Siaga

Pertamina Siapkan Kuota Tambahan Stok Gas Melon di Kota Bandung

foto

Ilustrasi

SPBE Pertamina

BANDUNG, KejakimpolNews.com.- Di samping menjaga stok kebutuhan bahan pokok, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan gas LPG. Utamanya, gas 3 kg atau gas melon yang menjadi konsumsi utama masyarakat.

Sales Branch Manager Pertamina Kota Bandung, Warih Wibowo menyatakan, jelang Hari Raya Idulfitri nanti sudah menyiapkan kuota tambahan sebanyak 5 persen. Yakni dari distribusi harian untuk Kota Bandung per 2 Mei 2021 tercatat sebanyak 294 metrik ton atau 98 ribu tabung per hari.

Cadangan ekstra sebanyak 5 persen ini guna mengantisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan saat menjelang Lebaran 2021 ini. Walau pun, dari pemantauan di tahun lalu konsumsi LPG hanya mengalami kenaikan sebesar 1 persen.

“Kita koordinasi dengan jajaran Disdagin. Kita tetap pantau arahan pemerintah tahun ini dilarang mudik. Kami sepakat untuk mengamankan pasokan kita menambah," kata Warih pada acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Bala Kota Bandung, Selasa (4/5/2021).

Diprediksi kebutuhan kita akan naik 5 persen. "Jadi dari angka harian tadi kita antisipasi lonjakan ada spare 5 persen dari kebutuhan normal,” bebernya. Guna menopang persiapan tersebut, Warih sudah meminta agar pangkalan dan SPBE tetap bersiaga saat hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu untuk tetap beroperasi.

Kemudian setiap tanki di seluruh SPBE pun dipersiapkan terisi penuh. “Pertama kita pastikan semua SPBE terisi secara optimal tankinya. Jadi menghadapi kenaikan harga mendadak, kita sudah siap. Mengantisiasi gangguan bencana atau sebagainya, kita sudah siapkan alternatif gangguan dan mendesain distribusi dari Tanjung Priok. Ketiga ada suplai cadangan dari Cirebon," katanya.**

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wali Kota Resmikan Prasasti Patung Raden Dewi Sartika
Strategi Peneliti Komunikasi di Tengah Pandemi
Pemkab Garut Pastikan Tahun Ajaran Baru Siap Laksanakan PTM
Yayan Carlian, M.Pd," Hati-hati, Dari Pada Sebar Hoaks, Lebih Baik Diam!"
Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bandung Sudah Matang