Jadi Perhatian PT CKJT

6 Jembatan Tol Cisumdawu Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan, 2 di Antaranya Rawan Aksi Lempar Batu

foto

Yayan Sofyan

RAWAN - Jembatan di atas Tol Cisumdawu seksi I Cileunyi - Pamulihan yang dianggap rawan lempar batu.

CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Enam jembatan yang membentang dan melewati Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 1 Cileunyi-Pamulihan, 2 di antaranya rawan aksi lempar batu.

Demikian dikatakan Direktur Teknik PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Bagus Meidi Suarso ketika dikonfirmasi terkait aksi lempar batu dari jembatan Tol Cisumdawu seksi 1 Cileunyi-Pamulihan di KM 160-163.

Menurut Bagus Meidi kepada KejakimpolNews.com, Kamis (1/9/2022), PT CKJT selaku pengelola Tol Cisumdawu, sekaligus pihak penerima manfaat Tol Cisumdawu menyusul aksi lempar batu dari jembatan tol tersebut telah melakukan koordinasi dengan Polda Jabar dan Polres Sumedang, termasuk pihaknya terus melakukan patroli.

"Selain telah berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Polres Sumedang, kita pun terus melakukan sosialisasi dengan masyarakat. Berharap ke depan aksi lempar batu dari jembatan tak terjadi lagi," harapnya.

Diungkapkan Bagus Meidi, jika muncul lagi aksi lempar batu, pihaknya dengan aparat kepolisian dan petugas PJR akan meningkatkan pengawasan dan patroli. Termasuk kata Bagus, akan memasang pagar pembatas atau ram kawat agar tidak terjadi hal serupa.

"Kita pun dengan aparat kepolisian telah berkominten, jika terjadi lagi aksi pelemparan di jembatan Tol Cisumdawu, pelakunya akan segera diburu dan ditangkap untuk ditindak tegas, selanjutnya di proses hukum," tutup Bagus.

Diberitakan, bagi para pengguna jalan Tol Cisumdawu seksi 1 Cileunyi-Pamulihan harus hati-hati, terutama pada malam hari. Pasalnya, di ruas seksi 1 tersebut tepat di KM 160-163 dibawah jembatan Ciptasari-Pamulihan rawan lempar batu.

Seperti dialami Dani (50), salah seorang pengendara asal Rancakalong menjadi korban aksi lempar batu tersebut. Dani yang mengendarai Nissan Grand Livina yang melaju dari arah Cileunyi menuju Pamulihan tiba-tiba dilempar batu dari atas jembatan di KM 160-163 sekitar Cijotang-Cijolang-Tanjungsari Pamulihan.

Akibatnya, kaca depan mobil korban pecah. Kejadiannya Sabtu (27/8/2022) malam antara pukul 20.00-20.30 saat menuju arah exit Tol Pamulihan. Surya, managemen Tol Cisumdawu ketika dikonfirmasi KejakimpolNews.com, di kantornya, exit Tol Pamulihan membenarkan kejadian lempat batu tersebut.

"Kejadiannya, Sabtu (27/8/2022) malam sekitar pukul 20.00 disebuah jembatan KM 163 sesuai laporan. Kejadiannya telah ditangani PJR Tol Cisumdawu seksi 1 Cileunyi-Pamulihan dan Polres Sumedang. Begitu kejadian petugas PJR langsung ke lokasi kejadian," kata Surya kepada KejakimpolNews.com, Selasa (30/8/2022).

Sementara info yang berhasil dihimpun KejakimpolNews.com dari warga sekitar jembatan overpass wilayah Sukasari-Tanjungsari memang pernah menemukan sejumlah orang yang iseng melempar barang dari atas jembatan ke jalan tolbdan sempat diusir warga sekitar.

Sejumlah pengendara yang kerap menggunakan Tol Cisumdawo seksi 1 Cileunyi-Pamulihan berharap pengelola jalan tol melaksanakan patroli rutin dan jika perlu memasang pagar pembatas atau ram kawat agar tidak terjadi hal serupa.

"Ini kan membahayakan dan mengancam keselamatan. Sebelumnya, warga dan pengguna jalan Tol Cisumdawu, tepatnya di KM 165 dibawah jembatan layang Dusun Cikubang Desa Citali Kecamatan Pamulihan digegerkan dengan adanya orang iseng membuang boneka pocong ke jalan tol, Sabtu ) (29/1/2022) lalu sekitar pukul 21.00," kata sejumlah warga.

Saat orang jahil beraksi ini, katanya, tepat sebelum kejadian kecelakaan tunggal yang melibatkan sedan Toyota Vios warna silver yang terbalik karena menabrak pembatas jalan.

"Beruntung, saat kejadian petugas PJR tol sigap segera mengamankan boneka pocong itu yang dibungkus dengan kain putih tersebut,"ucapnya.**

Editor : Yayan Sofyan 

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Nenek Epon Bilang Mau Bunuh diri, Sesaat Kemudian Tubuhnya Ditelan Sungai Cisokan
Olah TKP Kecelakaan Tol Pejagan-Pemalang, Polri Gunakan Metode 3D Scanner
Truk Tangki Angkut 15.000 Kg Elpiji Terbakar di Pantura Membuat Panik Pemakai Jalan
Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, Tinjau Latnis Terintegrasi Di Sindangjawa
Heboh, Oknum Guru SMAN Cileunyi Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Muridnya