Hujan Lebat Terjang Garut Puluhan Rumah Rusak Termasuk Fasilitas Umum

foto

Cang Anwar

HUJAN BADAI - Angin kencang dan hujan deras mengguyur kota Garut menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Godog dan Tanjungsari Kecamatan Karangpawitan rusak berat. Tampak seorang warga tengah membetulkan rumahnya.

GARUT, KejakimpolNews.com - Ketakutan warga yang berada di kawasan rawan banjir dan longsor belum sirna di benaknya masing-masing. Rabu (21/9/22) sore warga kembali direpotkan dengan turunnya hujan lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah Garut kota dan sekitarnya.

Akibatnya  sekitar 22 rumah milik warga di desa Godog dan Tanjungsari Kecamatan Karangpawitan mengalami rusak beratdan ringan terutama pada bagian atapnya karena betervbangan ditiup angin.

Kerusakan tidak hanya dialami oleh warga yang ada di dua desa itu, tetapi juga menimpa fasilitas umum termasuk mesjid dan temoat mandi cuci kakus ( MCK) umum yang biasa dipakai oleh warga. Fasilitas umum ini mengalami rusak karena atap beterbangan disapu tiupan angin kencang.

Menurut penjelasan dari Kepala Satuan Pelaksana penanganan bencana alam BPBD Garut, Satria Budhi, hingga Kamis pagi tadi belum ada laporan mengenai korban jiwa baik yang meninggal ataupun luka berat ringan akibat terkena material yang terbang disapu angin tersebut.

"Besaran kerugian yang diderita oleh warga terkena dampak belum ada perhitungan," tutur Satria Budhi kepada wartawan. Hanya yang jelas pihaknya mulai bekerja sejak adanya laporan mengenai bencana alam hujan lebat dan tiupan angin kencang tersebut.

Sejumlah petugas langsung diterjunkan ke lapangan bersama unsur Forkopimcam Karangpawitan. Di antaranya turut membantu membersihkan sisa-sisa material yang berserakan di lahan pekarangan rumah warga hingga malam.

Sebagian warga yang rumahnya mengalami kerusakan itu tampak pada Kamis pagi itu mereka langsung memperbaikinya dan sebagian lagi masih menunggu bahan bangunan baru untuk menggantinya. (Cang Anwar)**

Editor : Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Rumah Terbakar di Kompleks Sukaasih ini Milik Ny.Wina
Terkait 'Amplop Kyai', Massa 'Ontrog' Kantor DPW PPP Jabar Tuntut Suharso Monoarfa Mundur
Olah TKP Kecelakaan Tol Pejagan-Pemalang, Polri Gunakan Metode 3D Scanner
Gerakan Rakyat Majalengka Gelar Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM
"Hacker Bjorka" Diamankan di Madiun? Polri Belum Menyimpulkan