Menjelang Tengah Malam Pengolahan Kayu Di Awirarangan Terbakar

foto

H. Wawan Hermawan, Jr

TERBAKAR - Pengolahan kayu di Awirarangan terbakar, kerugian mencapai Rp170,5 juta.

KUNINGAN, KejakimpolNews.com - Pabrik pengolahan kayu seluas 300 m2 (15 x 20 meter) dari luas 5.600 m2, milik Umar Mahazim (62) Cv MM Furniture di Jalan Sudirman No, 136 Kelurahan Awirarangan, Kuningan, nyaris ludes terbakar Kamis (22/9/2022) pukul 23.00 WIB. Kerugian mencapai Rp170,5 Juta.

Petugas UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP), menyusul laporan Silvi (45) pada pukul 23.45 WIB.

Kobaran api yang menghanguskan bangunan dan 300 batang kayu olahan dan genset, peralatan pemotongan kayu dll, akhirnya dapat dipadamkan dalam durasi 2 jam 27 menit dari pukul 23.57 sampai pukul 01.30 WIB.

Kronologis kejadian menurut Amirudin (52), penjaga Pasar Kambing saat melakukan patroli malam pukul 23.30 WIB, ia melihat kepulan asap dari arah belakang pabrik pengolahan kayu.

Ketika ia memanggil Said, pengurus CV MM Furniture dari depan bangunan gudang mendengar suara teriakan, lalu melihat Said dan Silvi keluar dari bangunan gudang.

"Selanjutnya saksi bersama Said dan Silvi memeriksa ke area belakang gudang, dan didapati pabrik pengolahan kayu sudah terbakar. Api saat itu sudah membakar separuh bangunan pabrik,"  kata Amirudin.

Sementara itu, Tim Damkar menerjunkan 9 personil menggunakan 2 randis meluncur ke TKP. Begitu tiba di lokasi petugas langsung menggunting gembok yang terkunci rapat. Their mendampingi anggota Polsek Kuningan dan pegawai CV MM Furniture.

Terpisah, Kepala UPT Damkar Kuningan, M. Khadafi Mufti menjelaskan, pemadaman api berlangsung selama 3 jam 27 menit karena terkendala area gudang yang cukup luas, banyaknya barang-barang kayu olahan dan furniture. Berdasarkan hasil pendataan dan penyelidikan, kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek pada panel mesin, saklar terkena rembesan air hujan yang bocor dari atap.

Selain itu, di lokasi kebakaran tidak ditemukan ada alat proteksi dini kebakaran, ungkap Khadafi. Sejauh ini tak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materi ditaksir sebesar Rp.170,5 Juta.

Kerugian tersebut meliputi bangunan terbakar 300 m² x Rp 250.000/m² berjumlah Rp75 Juta, 1 buah mesin pemotongan kayu Rp15 Juta, 1 mesin pres kayu Rp35 Juta, 1 mesin circle kayu Rp10 Juta, 1 mesin genset Rp15 Juta, 300 batang kayu olahan x @ Rp. 45.000/batang ditaksir Rp35 Juta, serta 20 meja @ Rp 350.000 total Rp170 juta lebih. (H. Wawan Jr)**

Editor : Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
PKS dan Gerindra Tandatangani Tuntutan Jokowi Mundur
Bencana Banjir dan Longsor di Garut Selatan, 1.644 Rumah dari 5 Kecamatan Terdampak
Sport Center Universitas Maranatha di Jln.Surya Somantri Terbakar. Sejumlah Mahasiwa Panik
Pencarian 8 ABK KM Sida Rahayu yang Terbalik di Perairan Laut Jawa Masih Nihil
Waspadalah! Tol Cisumdawu Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan KM 160-163 Rawan Lempar Batu