Pasien Covid-19 Jadi 415 Orang

Aduh...! Garut Catat Rekor, 2 Hari 89 Orang Positif

foto

Humas Pemkab.Garut

Petugas sedang melakukan RT PCR untuk melacak sebaran Covid-19.

GARUT, kejakimpolnews.com.- Sebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Garut kian mengkhawatirkan. Dalam dua hari terakhir, Kamis (15/10) dan Jumat (16/10), pasien positif baru tercatat 89 orang.

Dengan penambahan pasien baru sebanyak itu maka merupakan rekor baru yang terjadi di Garut. Pada hari Kamis pasien positif baru ada 27 orang, dan lonjakan begitu tinggi terjadi hari Jumat kemarin.

Sepanjang hari kemarin setidaknya sampai pukul 23.55, kata Humas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, ada penambahan pasien baru sebanyak 62 orang. Sementara yang dinyatakan sembuh 9 orang.

Yeni yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut, mengatakan, hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSUD dr Slamet Garut, dari sampel sebanyak 249, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 62 orang.

Dari tambahan 62 pasien positif baru sepanjang hari kemarin itu, Kecamatan Balubur Limbangan merupakan penyumbang terbanyak hingga mencapai 17 orang. Menyusul Kecamatan Tarogong Kaler 15 orang, Cilawu 12 orang, Samarang 6 orang, dan Garut Kota 3 orang. Dari kecamatan lainnya berkisar 1 sampai 2 orang.

Menurut Yeni, sampai Jumat kemarin pasien konfirmasi positif menembus 414 orang, terdiri 150 orang dirawat atau isolasi di rumah sakit, 250 orang dinyatakan sembuh, dan 14 orang meninggal dunia.

Selanjutnya, ada penambahan laporan kasus suspek Covid-19 yaitu 1 orang dari Kecamatan Garut Kota, 1 orang dari Kersamanah, 1 orang dari Bayongbong, dan 2 orang dari Kecamatan Selaawi.

Tiga orang di antaranya sedang proses perawatan di RSUD dr. Slamet Garut. Jumlah total kasus Covid-19 di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 9.391 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 5.863 kasus, dengan rincian 779 Kasus isolasi mandiri dan 5.084 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus suspek, kata Yeni, sebanyak 3.114 kasus, dengan rincian 33 Kasus isolasi mandiri, 5 Kasus Isolasi RS/perawatan, 3.038 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal.

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pengamen Badut Marak di Garut
20 Desa di Garut Terdampak Banjir
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Jalani Tes Darah Pertama
Terkonfirmasi Positif Bertambah 44 Orang