Kasus Senjata Api Ilegal

Bareskrim Polri Panggil Ulang Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko

foto

Istimewa

Mayjen TNI (Purn) Soenarko

JAKARTA,kejakimpolnews.com . – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri akan kembali memanggil mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko terkait kasus penyelundupan senjata api ilegal.

Pada pemanggilan pertama, Jumat (16/10), Soenarko tidak dapat memenuhi panggilan, karena menurut kuasa hukumnya, Firman Nurwahyu, saat itu kliennya tengah menjalani medical check up di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta.

Firman mengatakan, kliennya akan hadir pada hari Senin, tanggal 19 Oktober 2020, pukul 10.00 WIB guna memberikan keterangan perihal apa yang menjadi pokok pemanggilan tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan pemanggilan itu dilakukan untuk memberikan kepastian hukum untuk Soenarko.

“Seperti kemarin disampaikan Dirtipidum, (pemanggilan Soenarko) untuk kepastian hukum,” kata Brigjen Awi kepada wartawan. Selain itu, dipanggilnya Soenarko karena ada materi penyidikan yang masih kurang dan membutuhkan pemeriksaan terhadapnya.

“Tinggal pemeriksaan tersangka yang belum tuntas, makanya dipanggil kembali yang bersangkutan,” ungkap Awi.

Kasus ini berawal dari adanya laporan polisi yang masuk ke Bareskrim Polri dengan tuduhan kasus makar. Setelah melakukan proses penyelidikan yang panjang, Polri akhirnya menetapkan status tersangka terhadap mantan Danjen Kopassus tersebut.

Kasus yang menjerat Soenarko berkaitan dengan penyelundupan senjata api ilegal dari Aceh. Soenarko pun sempat ditahan di Rumah Tahanan Militer, Guntur, Jakarta Selatan namun dia dibebaskan usai penangguhan penahanannya dikabulkan oleh Polri.

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Satpol PP Jatuhkan Sanksi Denda Rp40 Juta kepada 8 Tempat Kuliner
Massa Pendemo Blokade Gerbang Tol Pasteur
Soenarko Penuhi Panggilan Polisi
Posyandu di Zona Merah, Ini Kata Atalita
Terkonfirmasi Positif Bertambah 44 Orang