Soenarko Penuhi Panggilan Polisi

foto

Rep.ist

Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko.

JAKARTA, kejakimpolnews.com.- Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko akhirnya datang memenuhi panggilan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Ia datang bersama kuasa hukumnya, Ferry Firman Nurwahyu, tepat pukul 10.00, Selasa (20/10).

Soenarko dipanggil Bareskrim Polri terkait kepemilikan senjata api ilegal. Pada pemanggilan pertama, Jumat (16/10), Soenarko tak bisa memenuhi panggilan polisi. Ia, kata Ferry, kebetulan sedang menjalani medicall check up di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Soenarko datang ke Bareskrim pagi ini tepat pukul 10.00. Ia mulai diperiksa pukul 10.45 sebagai tersangka terkait kepemilikan senjata api.

Ferry Firman Nurwahyu, kuasa hukum Soenarko mengatakan, melalui pemeriksaan ini diharapkan kasus kliennya memiliki kepastian hukum. Sebab, kata Ferry, kasus serupa kliennya itu sudah mendapat kepastian hukum tetap dari mahkamah militer. "Minimal di SP-3 kan," katanya.

Ferry juga membantah pemanggilan kliennya itu ada kaitannya dengan demo mahasiswa dan buruh terkait penolakan umnibus law UU Cipta Kerja.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono sebelumnya mengatakan, pemanggilan itu dilakukan untuk memberikan kepastian hukum untuk Soenarko. Selain itu, dipanggilnya Soenarko karena ada materi penyidikan yang masih kurang dan membutuhkan pemeriksaan terhadapnya.

“Tinggal pemeriksaan tersangka yang belum tuntas, makanya dipanggil kembali yang bersangkutan,” ungkap Awi.

Kasus ini berawal dari adanya laporan polisi yang masuk ke Bareskrim Polri dengan tuduhan kasus makar. Setelah melakukan proses penyelidikan yang panjang, Polri akhirnya menetapkan status tersangka terhadap mantan Danjen Kopassus tersebut.

Kasus yang menjerat Soenarko berkaitan dengan penyelundupan senjata api ilegal dari Aceh. Soenarko pun sempat ditahan di Rumah Tahanan Militer, Guntur, Jakarta Selatan namun dia dibebaskan usai penangguhan penahanannya dikabulkan oleh Polri.

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Satgas Citarum Harum Sosialisasikan Pembangunan IPAL
Hakim Asal Bandung Meninggal di PTTUN Medan Saat Sidang Sengketa Pilkada
Polda Jabar Segera Periksa Saksi Termasuk Habib Riziek
607 Pelanggar Prokes di Bandung Dijaring
Gunung Ili Lewotolok Erupsi, Warga Panik