Tanggul Jebol, TPT Ambruk, Banjir dan Longsor Terjang Cinunuk, BPBD Lakukan Assessment

foto

Yayan Sofyan

TANGGUL JEBOL. Tembok penahan tebing ambrol diterjang banjir di kawasan Cinunuk Cileunyi.

CILEUNYI, KejakimpolNews.com -  Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung dan sekitarnya, Senin (14/11/2022) siang hingga sore hari berdampak pada bencana alam di sejumlah titik di wilayah tersebut.

Selain tanggul jebol, banjir, longsor dan TPT ambruk, pembangunan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Sumber Air Irigasi (P3-TGAI) Kementerian PUPR melalui BBWS Citarum temboknya sepanjang 15 jebol diterjang air bah.

Terkait bencana alam yang menerjang Desa Cinunuk tersebut, pihak BPPD Kabupaten Bandung telah turun tangan tangan untuk melakukan assessment ke sejumlah titik bencana alam baik tanggul jebol, banjir, longsor, TPT ambruk dan pembangunan P3-TGAI yang baru dibangun hancur diterjang air bah.

"Pihak BPBD Kabupaten Bandung bersama dinas terkait lainnya telah turun tangan untuk melakukan assessment ke sejumlah titik bencana alam. Berharap pascaassessmen segera ada penanganan dan penanggulangan, sekaligus bantuan," kata Camat Agus Rizal didampingi Kades Cinunuk Edi Juarsa saat mendampingi petugas BPBD yang melakukan assessment, Selasa (15/11/2022).

Diketahui, saat hujan lebat disertai angin kencang, Senin (14/11/2022) kemarin, sejumlah titik di Desa Cinunuk diterjang bencana alam. Di antaranya, ada tanggul jebol di Sungai Jasanagar di RW 19 mengakitkan air meluber ke jalan dan menggenangi rumah-rumah dengan ketinggian air 50-60 cm.

Kemudian ada TPT yang ambruk di Graha Pesona RW 05 menimpa sebuah rumah yang rusak berat. Selanjutnya ada TPT sebuah tebing ambruk juga di Kompleks Karsamanik RW 16 (Kampung Sukamantri). Akibatnya, 1 rumah kini terancam ambruk karena nyaris berada di TPT yang longsor.

Kemudian, proyek P3-TGAI Kementerian PUPR/BBWS atas aspirasi Anang Susanto, anggota DPR RI di Kampung Cibolerang RT 02/RW 10 yang belum lama tuntas, 15 meter temboknya hancur.

"Akibat jebolnya 15 meter bangunan P3-TGAI ini, limpahan air bah terjang ke kawasan Karangample. Sawah-sawah, sejumlah kolam pemancingan dan sejumlah warga terendam," kata Kades Cinunuk Edi Juarsa didampingi Kadus Jeje.

Baik Camat Cileunyi Agus Rizal ataupun Kades Cinunuk Edi Juarsa telah melakukan langkah penanganan dan berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat Forkopimcam Cileunyi hingga dinas terkait di Pemkab Bandung.Mereka pun telah memberikan bantuan kepada korban bencana alam tersebut.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Yerry Yanuar, Kepala BKD Jabar Tewas Usai Pajero yang Ditumpanginya Tabrak Truk di Tol Cipali
Duh, Pencarian Hari ke-3 Rian Remaja Margaasih yang Tengggelam di Citarum Masih Nihil
RS Muhammadiyah Bandung Selatan di Ciparay Diresmikan, Ini Kata Kapolri
Hari Ke-11 SAR Kerahkan Ratusan Personel Mencari 12 Korban
Gedung Bersejarah Landmark di Jln. Braga Bandung Nyaris Terbakar