Cianjur Berduka

Untuk Hilangkan Trauma Polwan Hibur Anak-anak Imbas Gempa di Cianjur

foto

TRAUMA HEALING. Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) mencoba menghibur anak-anak korban gempa atau "trauma healing" di tempat penampungan.

CIANJUR, KejakimpolNews.com - Puluhan anggota Polwan dari Polda Jabar dan Polres Cianjur menghibur anak-anak yang menjadi korban terdampak bencana gempa bumi di kabupaten Cianjur.

Ini dilakukan untuk membantu meringankan rasa trauma mereka setelah rumahnya porak-poranda akibat gempa. Pakor Polwan Polda Jabar AKBP Wiwik Indrawati mengatakan, trauma healing untuk anak-anak penyintas bencana gempa bumi dimaksudkan untuk menghibur agar mereka tidak larut dalam trauma berkepanjangan. Apalagi Imbas bencana ini mereka harus kehilangan rumahnya.

“Ada puluhan anak yang menjadi penyintas bencana gempa bumi, beberapa di antaranya harus tinggal di pengungsian di Mapolres Cianjur, sehingga merasakan kesedihan. Maka dari itu, kami mengerahkan personel Polwan untuk menghiburnya serta mengajak untuk bermain” ujarnya, Rabu (23/11/2022).

Trauma healing yang dilakukan pihaknya ini dinilai cukup efektif minimalnya untuk mengembalikan lagi keceriaan mereka dan diharapkan perlahan bisa melupakan kejadian yang baru saja dialaminya.

Selain itu, dengan cara seperti ini untuk mencegah anak penyintas bencana gempa bumi ini mengalami trauma yang berkepanjangan, sehingga bisa berdampak kepada kesehatan mereka.

"Diharapkan upaya yang kami lakukan ini bisa menghilangkan rasa ketakutan anak penyintas bencana dan sedikit bisa melupakan apa yang telah menimpa keluarganya," tambahnya.

Ia mengatakan, rasa takut yang berlebihan bisa berdampak buruk terhadap psikologis anak. Untuk itu dengan meredakan emosi trauma serta memahami makna di balik trauma bisa mengembalikan rasa percaya diri mereka.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Bupati Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat
Truk Bawa 2 Ekor Kuda dari Cipanas ke Sumedang Tertimbun di Cugenang, 2 Tewas 1 Hilang
Masih Tersisa 12 Korban Longsor, Pencarian Diperpanjang 3 Hari
6 Tahun Menghilang, Ujang Usup Warga Cinunuk Akhirnya Bisa Bertemu Lagi dengan Keluarga
11 Korban Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang Selama Tiga Hari