Mereka Berdalih Tak Kebagian

Ambulans Juga Dihadang Diminta Bantuan untuk Korban Gempa, Polisi Amankan Oknumnya

foto

Tangkapan layar

Penampakan pria yang menghadang mobil ambulans yang akan mengirim bantuan untuk korban gempa Cianjur. Tangkapan layar

BANDUNG, KejakimpolNews.com- Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang mencegat ambulans yang hendak mengantarkan bantuan untuk korban, mendadak viral di media sosial (medsos).

Dalam video tersebut terlihat sejumlah pemuda berdiri di sisi jalan dan menghentikan ambulans yang melintas. Sang pengunggah video @kangjail di medsos Twitternya mengatakan, kejadian tersebuti di Jalan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

"Viral... ambulans dijegat saat mau menuju lokasi. Kita dijegat ya...orang orang minta bantuan diturunin disini sementara kita mau ke ujung...orang orang ini brentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulans lokasi tidak jauh dari SMP Cigunang.."(maksudnya Cugenang) Rancagoong.

"hati2 buat semua relawan " tulis @kangjaill. Soal hadangan oleh sejumlah orang terhadap mobil ambulans membawa bantuan bagi korban gempa bumi Cianjur ini sempat juga di posting di medsos grup WhatsApp (WAG) RW Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Postingan yang dikirim oleh Jeje, Kadus 5 ke WAG RW Desa Cinunuk berupa rekaman suara dari seorang temannya mengingatkan agar warga luar Cianjur yang akan memberikan bantuan bagi korban gempa bumi agar-hati-hati karena dihadang sejumlah orang. Mereka pelaku penghadangan membawa golok.

"Bang, kabar terbaru wilayah dari luar Cianjur yang mau ngasih bantuan ternyata ada pembegalan mau melewati jalur posko sama orang-orang yang tidak punya hati," tulis pesan WA yang diterima Jeje yang dikirim temannya.

"Innalilahi, duh aya-aya waenya cari kesempatan dalam kesempitan dalam suasana susah dan duka. Mugia sing disaladarkeun," timpal Rosyid, Kanit Pol PP Cileunyi yang mengomentari kasus tersebut di WAG RW Desa Cinunuk.

Sementara itu, Kabid Humas Polda) Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan kejadian yang videonya viral di medsos terkait peristiwa penghadangan mobil bantuan tersebut.

Menurut Ibrahim, saat ini pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian."Polisi sudah mengamankan pelaku dah telah diperiksa,"kata Ibrahim Tompo kepada KejakimpolNews.com, Kamis (24/11/2022).

Menurut Ibrahim Tompo, ada tiga orang yang melakukan pencegatan mobil ambulans yang membawa bantuan korban gempa Cianjur.

"Dari hasil pemeriksaan polisi, tiga orang itu mengakui telah melakukan pencegatan terhadap ambulans yang membawa bantuan untuk korban gempa Cianjur. Tiga orang termasuk warga yang terdampak gempa bumi Cianjur," terang Ibrahim Tompo.

Diungkapkan Ibrahim Tompo, Namun hingga Rabu (23/11/2022), tiga orang itu mengaku tidak pernah mendapat penyaluran logistik bantuan pasca gempa.

"Lokasi mereka yang cegat ambulans ini tidak jauh dari Cugenang, tepatnya di Rancagoong,"ujarTompo.

Dikatakannya, berdasarkan pengakuan tiga orang tersebut, ketiganya mengaku kesal karena mobil-mobil yang membawa logistik bantuan tidak pernah berhenti di daerah mereka.

Menurut mereka juga, mobil-mobil yang membawa bantuan hanya sekadar lewat untuk menuju ke daerah Cugenang. "Mereka pun mengaku, selama dua hari pascagempa tidak menerima bantuan. Mereka kesal mengapa bantuan terus mengalir ke atas, sedangkan di tempat mereka tidak ada bantuan?"ungkap Tompo.

Pihaknya kata Tompo memutuskan untuk melepaskan tiga orang yang melakukan pencegatan terhadap ambulans. Tiga orang itu juga diberikan logistik bantuan pascagempa usai diperiksa atas peristiwa pencegatan ambulans.

"Ya semuanya sudah tuntas. Mereka pun meminta maaf. Tiga orang ini juga mendirikan tenda di dekat rumah mereka karena rumahnya juga rusak terdampak gempa,"tutup Tompo.**

Editor Yayan Sofyan:

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Untuk Hilangkan Trauma Polwan Hibur Anak-anak Imbas Gempa di Cianjur
Rektor IPDN Laka Lantas di Tol Cisumdawu, Mobilnya Tabrak Separator Hingga Terbalik
Sumbar Kirim 1,3 Ton Rendang untuk Korban Gempa Cianjur
Di Tengah Hujan Deras 4 Rumah Rusak Tertimpa Pohon Petai
Api di Bappelitbang Kota Bandung Berhasil Dipadamkan, Seorang Pekerja Diamankan