Kasus Suap Rp400 Juta

Akhirnya KPK Jebloskan Wali Kota Tasikmalaya ke Sel Tahanan

foto

Ist.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

JAKARTA, kejakimpolnews.com,- Setelah lama dinyatakan tersangka, akhirnya KPK, Jumat (23/10) menjebloskan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman ke sel tahanan.

KPK menyatakan, tersangka Budi Budiman diduga terlibat kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Tahun Anggaran 2018.

Sebelum ditahan, Jumat itu wali kota dipanggil penyidik KPK berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pengurusan DAK Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018.

KPK sendiri telah mengumumkan Budiman sebagai tersangka pada 26 April 2019 dalam pengembangan kasus suap terkait pengurusan DAK. Tapi sejak itu dia belum ditahan, dan baru Jumat ini KPK menahannya.

Seperti dikutip dari Antara, Budi Budiman diduga memberi uang total sebesar Rp400 juta terkait dengan pengurusan DAK Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018 kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan.

Purnomo merupakan mantan kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

Terdakwa Purnomo sendiri telah terlebih dahulu diadili dan divonis 6,5 tahun penjara. Selain penjara, Purnomo pun didenda Rp200 juta subsider satu bulan dan 15 hari kurungan.

Purnomo dinyatakan terbukti menerima suap dan gratifikasi dalam pengurusan DAK dan Dana Insentif Daerah di sembilan kabupaten.

Sebelum menentukan Budiman sebagai tersangka, KPK telah menggeledah Kantor Wali Kota, Kantor Dinas PUPR, Kantor Dinas Kesehatan, dan RSUD Dr Soekardjo. Semuanya di Tasikmalaya.

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polisi Buru Penyebar Video Syur Mirip Gisel
Cegah Balapan Liar, Polres Serang Giat Patroli Dini Hari
Ungkap Kasus Curanmor Kurang 24 Jam Satreskrim Terima Penghargaan
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Polri : Tidak Ada Pengamanan Khusus Kepulangan Rizieq Shihab